Key Strategy: Ini Profil Astrid Widayani, Wakil Wali Kota Solo-Ketua DPD PSI Solo
Profil Astrid Widayani, Ketua DPD PSI Solo dan Wakil Wali Kota Solo
Astrid Widayani, yang baru saja menjabat sebagai Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Solo, menjadi sorotan media akhir-akhir ini setelah mengambil alih posisi tersebut pada 12 Oktober 2024. Ia menggantikan Tri Mardiyanto yang sekarang menjabat Bendahara DPD PSI Solo. Sebelumnya, pada bulan September, Astrid sudah ditetapkan sebagai Kepala Sekolah Partai DPP PSI untuk periode 2025–2030.
Dengan tugas baru ini, Astrid diharapkan mampu memperkuat basis suara Partai PSI di kota yang dikenal sebagai “Kandang Banteng” tersebut. Dukungan suara untuk PDIP di wilayah ini selama ini cukup dominan, sehingga peran Astrid dianggap penting untuk meningkatkan popularitas partainya.
Latar Belakang Pribadi
Astrid lahir di Surakarta pada 9 November 1986. Ia menikah dengan Poernomo Warasto pada tahun 2007 dan memiliki dua orang anak laki-laki. Selain kecantikan, ia juga dikenal sebagai sosok yang cerdas, sebab pernah terlibat dalam beberapa kontes seperti Denok Semarang, Duta Wisata Jawa Tengah, dan Putri Citra Jawa Tengah pada 2006.
Pendidikan dan Karier
Astrid memulai pendidikan tingginya dengan mengambil gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Surakarta (Unsa) pada 2007, kemudian Sarjana Sastra (S.S.) dari Universitas Diponegoro pada 2009. Ia melanjutkan studi magister di Universitas Gadjah Mada (UGM), meraih gelar Magister Manajemen Strategis. Pada tingkat doktor, Astrid berhasil menyelesaikan program Transformasi Bisnis, Bisnis Berkelanjutan, dan Kewirausahaan di Business School Lausanne, Swiss.
Karier profesionalnya memulai di bidang pendidikan, di mana ia pernah menjabat dosen di Unsa, serta memimpin Yayasan Pendidikan Widya Nusantara dan Yayasan Universitas Surakarta. Selama beberapa tahun, Astrid juga menjadi CEO Direct English Solo dan CEO PT Pilar Bumi Bengawan. Pada 2023, ia diberikan kepercayaan menjadi Rektor Unsa, menjadikannya rektor perempuan pertama di kampus tersebut. Usianya yang relatif muda—36 tahun—membuatnya sering disapa “Mbak Rektor”.
Kiprah dalam Organisasi dan Program Sosial
Dalam kehidupan sosial, Astrid aktif dalam berbagai organisasi, termasuk Wadah Musik Sastra di Undip, Paguyuban Duta Wisata Jawa Tengah, dan Komunitas Denok Kenang Semarang. Ia juga terlibat dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dinamai Program Penguatan Pemuda. Selain itu, Astrid menginisiasi Youth Reinforcement Program (YRP) yang fokus pada penguatan keterampilan soft dan practical bagi generasi muda.
Dalam bidang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Astrid menjadi Founder Jawara UMKM yang bertujuan meningkatkan kinerja usaha lokal di Solo. Program ini mencakup pelatihan inkubasi bisnis hingga bantuan promosi produk. Dalam Pilkada 2024, ia berpasangan dengan Respati Achmad Ardianto sebagai bakal calon wali kota. Keduanya diusung oleh koalisi partai politik, meliputi Gerindra, PKS, PSI, Golkar, PKB, dan PAN.