New Policy: Profil Dirgayuza, Asisten presiden bidang Komunikasi Analis Kebijakan

Profil Dirgayuza, Asisten Presiden Bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan

Jakarta – Dalam rangka memperkuat sistem komunikasi strategis di lingkungan Kabinet, Presiden Prabowo Subianto melantik Dirgayuza Setiawan sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan pada Rabu (8/10). Penunjukan ini diumumkan melalui Keppres Nomor 33/M Tahun 2025, yang menetapkan masa jabatan hingga 2029. Usai dilantik, Dirgayuza mengungkapkan rasa syukur atas amanah baru serta menghaturkan doa untuk dukungan dari berbagai pihak.

“Kita bersama-sama dapat mewujudkan Indonesia yang kita impikan, dengan narasi yang bermakna dan keputusan kebijakan yang dipandu kebijaksanaan,” tulis Dirgayuza di akun Instagram.

Profil dan Jejak Karir Dirgayuza Setiawan

Dirgayuza, yang kerap disapa Yuza, lahir di Jakarta pada 15 Mei 1989. Ia adalah anak dari Kapten CDM Dr. Boyke Setiawan, seorang pelatih terjun payung militer, dan Jasmin Kartiasa Prawirabisma, atlet nasional di bidang paragliding. Sebelum mengambil jalur pemerintahan, Dirgayuza mengenyam pendidikan sarjana di University of Melbourne, Australia, dengan fokus pada komunikasi media dan ilmu politik.

Prestasi akademiknya membawanya menjadi Wakil Presiden PPIA (Persatuan Pelajar Indonesia di Australia) dan anggota delegasi Indonesia di Y8 Summit 2013 sebagai Head of State. Selama masa kuliah, ia juga pernah menjadi anggota parlemen magang di Parlemen Victoria (2011) serta masuk nominasi Australian Alumni Awards (2012). Setelah lulus, Dirgayuza melanjutkan pendidikan Master of Social Science of the Internet (MSc) di Oxford University, Inggris, pada 2015–2016.

Dalam akademik di Oxford, ia fokus pada penelitian tentang media digital, regulasi internet, dan perlindungan anak di dunia maya. Menurut catatan OII Oxford, Dirgayuza telah menerbitkan sekitar 11 buku teknologi dan satu karya tentang filsafat politik. Di Indonesia, karya-karyanya mencakup buku-buku seperti “Nilai-Nilai Pendekar Pejuang, Prabowo: Rekam Foto Sang Patriot” (2015), “Paradoks Indonesia dan Solusinya” (2022), serta beberapa buku strategi pemerintahan.

Keterlibatan dalam Organisasi Politik dan Kepemimpinan

Sejak muda, Dirgayuza aktif dalam organisasi sayap politik, seperti Tunas Indonesia Raya di usia 24 tahun. Keterlibatannya dalam lingkaran internal Gerindra juga tercatat jelas, termasuk dijuluki sebagai salah satu “Jedi Knight” muda yang diakui Prabowo Subianto pada kampanye 2014.

Dalam perjalanan karier, ia pernah menjabat sebagai kepala penulis naskah pidato Presiden Prabowo pada 2019. Ia juga bergabung dalam bursa menteri Prabowo-Gibran 2024 dan menempati posisi strategis di Partai Gerindra sebagai Head of Social Media & Infopub (2017–2020). Selain itu, Dirgayuza aktif dalam berbagai organisasi, termasuk Oxford Indonesia Society dan Diplomasi Pemuda Indonesia.

Dirgayuza juga menjadi Adjunct Fellow di Pusat Kajian Masyarakat Digital UGM. Sebelum memasuki dunia pemerintahan, ia sempat meniti karier di perusahaan swasta hingga BUMN, seperti Konsultan di McKinsey Indonesia (2017–2020), Wakil Direktur Utama PT Agro Industri Nasional (2020–2022), dan Direktur Pengembangan Usaha PT Angkasa Transportindo Selaras (2022). Saat ini, ia menjabat sebagai Direktur PT RNI (Persero) atau ID FOOD (2023–sekarang), serta menduduki posisi strategis di beberapa lembaga, seperti Deputy CEO AGRINAS, Pendiri dan Komisaris PT Lestari Bumi Pertiwi, serta Dewan Penasehat Asta Cita Center.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *