Key Discussion: Gubernur Kalteng perkuat pengawasan distribusi BBM dan elpiji
Gubernur Kalteng perkuat pengawasan distribusi BBM dan elpiji
Palangka Raya, Kalteng (ANTARA) – Penguatan pengawasan terhadap distribusi energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji, menjadi prioritas pemerintah provinsi Kalimantan Tengah, kata Gubernur Agustiar Sabran di Palangka Raya, Senin. Menurutnya, teknologi seperti pemantauan berbasis GPS dan sistem dokumentasi lapangan dapat dimanfaatkan untuk memastikan proses distribusi berjalan efisien.
“Kita harus memastikan subsidi diberikan tepat sasaran dan tidak ada celah bagi penyalahgunaan,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, antrian pengisian BBM terjadi di sejumlah titik, termasuk Palangka Raya. “Masalah BBM berpotensi menjadi isu serius jika tidak segera diantisipasi. Tindakan konkret dan cepat dari semua pihak diperlukan,” jelasnya.
Agustiar menekankan pentingnya pengaturan pola distribusi, seperti pengelompokan waktu antrean BBM subsidi dan nonsubsidi, untuk mencegah penumpukan dan keluhan dari masyarakat. “Harus dipastikan distribusi BBM dan LPG mencerminkan kebutuhan riil di lapangan,” tambahnya.
Pertemuan ini bertujuan membangun kolaborasi antarinstansi dan mengantisipasi potensi kenaikan harga akibat keterbatasan pasokan. Di sisi lain, data menunjukkan kebutuhan BBM di Kalteng cukup tinggi, didukung oleh depot di Pulang Pisau, Sampit, dan Pangkalan Bun.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Linae Victoria Aden menyatakan pihaknya terus memastikan pasokan BBM dan elpiji tetap lancar. “Koordinasi intensif dengan Pertamina dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci,” terangnya.
“Pengawasan distribusi subsidi harus diperketat agar tidak ada penyalahgunaan. Penegakan hukum terhadap penimbunan dan kecurangan juga perlu dilakukan secara tegas,” jelasnya.
Menurut Linae, komunikasi transparan kepada publik sangat vital untuk menjaga stabilitas harga dan kepercayaan masyarakat. “Dengan informasi jelas, kita bisa mencegah kepanikan yang mungkin terjadi,” katanya.