Key Strategy: Semen Padang enggan cari alasan usai kalah 0-2 atas Persijap
Semen Padang FC Tak Ingin Mencari Alasan Usai Kekalahan 0-2 Kontra Persijap
Kota Padang – Semen Padang FC kembali mengalami kekalahan saat bertandang ke markas Persijap Jepara dalam laga BRI Super League 2025/2026 di Stadion GOR Haji Agus Salim, Sumatera Barat. Hasil ini membuat tim berjuluk Kabau Sirah kini berada di posisi 17 klasemen sementara, terpaut di zona degradasi. Pelatih, Imran Nahumarury, menegaskan ia tidak ingin mencari alasan untuk kekalahan tersebut.
“Saya tidak ingin mencari alasan. Jika tidak ada peluang, tentu tidak ada gol. Lawan justru memanfaatkan kesempatan mereka dan berhasil mencetak gol,” ujar Imran setelah pertandingan, Senin.
Imran juga menyebutkan kekalahan bukan disebabkan oleh strategi yang kurang tepat. Meski hujan deras mengguyur stadion, ia menegaskan hal itu tidak menghalangi performa tim. Sebab, pada pertandingan sebelumnya, Semen Padang juga kalah di bawah guyuran hujan saat melawan Persis Solo.
Senada dengan pernyataan pelatih, pemain Semen Padang Ricki Ariansyah mengakui kekalahan berasal dari kesalahan internal tim. “Ini murni kesalahan kami. Kami harus terus berbenah untuk laga-laga mendatang,” ungkapnya.
Semen Padang kini masih memiliki enam pertandingan krusial yang bisa memperbaiki posisi di klasemen. Ricki memohon maaf kepada para penggemar yang tidak terwujud harapan mengantarkan tiga poin. Namun, ia menegaskan masyarakat Ranah Minang tetap diperlukan untuk mendukung tim hingga akhir musim.
Hasil kekalahan terhadap Persijap menggeser peringkat Semen Padang menjadi 17, dengan total 20 poin dari 28 laga. Sementara itu, Persijap menempati urutan 13 dengan 28 poin dari jumlah pertandingan yang sama.