Topics Covered: China: Selat Hormuz harus dibuka untuk navigasi

China Mengingatkan Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka

Pada Senin, Presiden China Xi Jinping menegaskan bahwa Selat Hormuz harus terus dibuka bagi kegiatan navigasi secara kontinu. Menurut pernyataan yang dilaporkan oleh CCTV, dalam percakapan telepon dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, Xi menyampaikan bahwa terbukanya jalur ini penting untuk kepentingan bersama negara-negara kawasan serta komunitas internasional.

“Selat Hormuz harus tetap terbuka untuk navigasi normal, karena ini melayani kepentingan bersama negara-negara di kawasan dan komunitas internasional,”

Dalam keterangan tambahan, Xi menggarisbawahi dukungan China terhadap negara-negara Timur Tengah dalam membangun kerja sama berbasis prinsip tetangga yang baik, pertumbuhan ekonomi, keamanan, serta koordinasi. Ia juga menekankan pentingnya pengendalian nasib sendiri, sehingga mendorong perdamaian dan stabilitas berkelanjutan di wilayah tersebut.

Tindakan Amerika Serikat di Selat Hormuz

Sehari sebelumnya, pada 13 April, Angkatan Laut AS melakukan pembatasan terhadap semua jalur laut yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran di kedua sisi Selat Hormuz. Langkah ini mengganggu sekitar 20 persen dari pasokan minyak, bahan bakar minyak, serta LNG global.

“Kapal-kapal non-Iran bebas melintasi Selat Hormuz selama mereka tidak membayar bea kepada Teheran,”

Washington memastikan bahwa peraturan tersebut berlaku untuk kapal asing yang tidak terlibat langsung dalam konflik. Sementara itu, otoritas Iran belum secara resmi mengumumkan rencana penerapan bea, meskipun sudah membahasnya dalam beberapa waktu terakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *