Sistem Otonom Tesla Ambil Alih Kemudi – Pria Ini Nyaris Dilindas Kereta
Sistem Otonom Tesla Ambil Alih Kemudi, Pria Ini Nyaris Dilindas Kereta
Kecelakaan di Perlintasan Sebidang
Jakarta — Seorang pengemudi mobil listrik Tesla nyaris menjadi korban kecelakaan akibat kereta api karena kendaraannya mengambil alih pengendalian saat berada di perlintasan sebidang. Menurut Joshua Brown dari Texas, fitur Full Self-Driving (FSD) mobilnya tiba-tiba aktif ketika ia sedang menunggu kereta melewati. Teknologi FSD merupakan sistem otonom yang tersedia di model terbaru Tesla.
Dalam video yang diunggah ke media sosial, mobil Tesla Brown terlihat menabrak pintu perlintasan hingga kaca depannya pecah. Beberapa detik setelah kendaraan itu melewati rel, kereta api melaju dengan kecepatan tinggi. Brown mengungkapkan ia sedang tidak fokus saat menunggu kereta di bangku kemudi. “Saat saya sadar mobil bergerak, palang sudah menutup di depan saya,” katanya.
Kamera belakang mobil menunjukkan seberapa dekatnya kereta yang melintas dan hampir menabrak Brown. Ia mengakui sedikit terguncang, tetapi menegaskan bahwa kejadian itu tak terhindarkan. ‘Saya ingin mengaku tenang, tetapi sebenarnya sedang kaget. Jika memang waktunya, ya waktunya. Tuhan masih menjaga saya,’ ujarnya.
Brown menyatakan tidak berencana menggugat Tesla atas insiden ini. Perusahaan mengingatkan pengemudi wajib tetap aktif meski fitur FSD sedang diaktifkan. ‘Saya masih memperhatikan, atau mungkin sudah mati. Tapi sekarang, saya pasti menginjak rem di perlintasan kereta,’ tambahnya.
Futurism mencatat bahwa jumlah korban tewas dan kecelakaan akibat sistem swakemudi Tesla terus meningkat, meski teknologi tersebut sudah berusia sepuluh tahun. Insiden ini menjadi contoh baru tentang risiko penggunaan fitur otonom di lingkungan jalan raya.