Topics Covered: Purbaya sebut S&P tak berencana ubah peringkat utang RI hingga 2028

Purbaya Sebut S&P Tidak Berencana Ubah Peringkat Utang RI Hingga 2028

Dalam wawancara media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa S&P Global Ratings tidak memiliki rencana untuk mengubah peringkat utang Indonesia hingga 2028. Ia menuturkan, “Mereka bertanya apakah saya memahami artinya, lalu saya menjelaskan. Mereka menyatakan bahwa rating Indonesia tidak akan berubah selama dua tahun ke depan.” Saat ini, peringkat utang Indonesia berada pada tingkat BBB/Stable/A-2.

Purbaya mengatakan, keyakinan S&P dalam mempertahankan peringkat utang negara didasarkan pada presentasi kinerja perekonomian yang disampaikan oleh Menkeu dan timnya saat pertemuan di Washington DC, Amerika Serikat, pekan lalu. “Fondasi ekonomi kita cukup kuat. Meski ada gejolak, kita masih mampu mengendalikan situasi,” ungkapnya. Ia menekankan bahwa komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi terus dipertahankan.

Dalam upaya meningkatkan performa fiskal, Purbaya menyoroti fokus pada peningkatan penerimaan pajak, bukan kenaikan tarif pajak. Strategi ini bertujuan memanfaatkan potensi dari kebocoran pajak dan meningkatkan kualitas SDM di instansi terkait. “Kami tidak berniat menaikkan pajak, tapi memastikan penerimaan tetap stabil seperti di tiga bulan awal 2026 yang mencapai pertumbuhan rata-rata 30 persen,” jelasnya.

“Bukan menjamin, tapi mereka menyatakan bahwa peringkat utang RI tidak berubah hingga dua tahun mendatang. Kami akan menangkap sinyal yang mereka berikan, terutama terkait perbaikan pemungutan pajak,” tambah Purbaya.

Menkeu juga mengungkapkan bahwa S&P Ratings akan melakukan kunjungan ke Indonesia pada Juni mendatang. Dalam pertemuan tersebut, pihaknya berencana melanjutkan diskusi tentang manajemen fiskal dan upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *