Key Strategy: Prabowo minta realisasi program PLTS 100 gigawatt dipercepat

Prabowo Dorong Peningkatan Realisasi PLTS 100 Gigawatt

Pemimpin Negara Tegaskan Percepatan PLTS 100 Gigawatt

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan pelaksanaan program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto dalam pernyataannya kepada media setelah bertemu dengan Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.

“Presiden menegaskan pentingnya mempercepat program tersebut, terutama dalam mengganti sumber daya berbasis diesel,” jelas Brian.

Target Pemerintah dan Koordinasi dengan Instansi Terkait

Brian menuturkan, pemerintah optimistis mengejar penambahan 17 gigawatt energi terbarukan melalui PLTS dalam jangka pendek. Target ini mencakup peningkatan kapasitas PLTS dan pengurangan penggunaan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).

“Ditargetkan tahun ini, 10 gigawatt dari PLTD bisa dikurangi, sementara tambahan kapasitas PLTS mencapai sekitar 7 gigawatt,” tambahnya.

Dalam perhitungan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT PLN, Danantara, serta para ahli dari perguruan tinggi, total 17 gigawatt dianggap bisa tercapai melalui instalasi PLTS.

Peran PLN dalam Pelaksanaan Teknis

Brian menegaskan bahwa pengembangan teknis dan penentuan lokasi PLTS akan dijalankan oleh PT PLN sebagai pelaksana utama. “Semua lokasi pembangunan akan ditentukan oleh PLN, sebagai implementator program ini,” katanya.

Strategi Jangka Panjang Energi Terbarukan

Sebelumnya, Prabowo menetapkan target pembangunan PLTS 100 gigawatt dalam waktu singkat. Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mendukung visi 100 persen listrik dari energi terbarukan dalam 10 tahun ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *