Anggota KKB DPO di Puncak Jaya Papua Tengah dilumpuhkan

Anggota KKB DPO di Puncak Jaya Papua Tengah Dilumpuhkan

Nabire – Seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) telah berhasil ditangkap oleh personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Polri di Kampung Wuyukwi, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. Menurut Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, penangkapan berlangsung saat target berusaha melarikan diri setelah petugas mendekatinya pada Senin (20/4) sekitar pukul 16.15 WIT.

“Penindakan dilakukan setelah personel melakukan pemantauan intensif dan berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku. Saat akan diamankan, yang bersangkutan mencoba melarikan diri dengan menyerang petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas sesuai prosedur,” kata Yusuf Sutejo.

Menurut informasi, anggota DPO tersebut diberi inisial O.E. alias M.E. dan tercatat sebagai pelaku kasus penembakan yang menyebabkan gugur Sertu Anumerta Ismunandar, personel Satgas Elang, pada 17 Maret 2024 di Kampung Kulirik, Distrik Muara. Surat penetapan DPO dikeluarkan melalui Nomor: DPO/S-34/04/IV/2024/Reskrim pada 25 April 2024.

Dalam proses penindakan, pelaku menerima luka tembak dan segera dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mulia untuk perawatan. Namun, menurut Yusuf Sutejo, anggota tersebut dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.30 WIT.

“Penindakan ini bagian dari upaya kami dalam menjaga keamanan wilayah dan menegakkan hukum terhadap pelaku kekerasan bersenjata,” tambahnya.

O.E. sebelumnya pernah ditangkap pada 27 November 2024 dalam kasus serupa, namun berhasil kabur saat aparat fokus menangani konflik di wilayah tersebut. Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan keberhasilan penangkapan ini mencerminkan komitmen aparat dalam menindak tegas pelaku kejahatan bersenjata.

“Setiap pelaku kekerasan akan kami proses secara profesional sesuai aturan hukum untuk melindungi masyarakat,” ujarnya.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama aparat setempat terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap keterlibatan jaringan lain serta memastikan stabilitas keamanan di Puncak Jaya tetap terjaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *