New Policy: Lesca Gadai Premier jamin keamanan barang gadai mewah milik nasabah
Lesca Gadai Premier Jamin Keamanan Aset Mewah dan Kerahasiaan Data Nasabah
Jakarta – PT Lesca Gadai Premier, perusahaan pionir dan pengarah pasar sektor gadai barang mewah, memberikan jaminan keamanan aset serta kerahasiaan data nasabah. Dalam upayanya meningkatkan standar layanan, perseroan berhasil meraih dua sertifikasi internasional secara bersamaan: ISO 9001 untuk sistem manajemen kualitas dan ISO 27001 untuk sistem keamanan informasi. Ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memastikan proses dan infrastruktur berjalan secara profesional serta aman.
Sertifikasi dan Komitmen Kualitas
Direktur Lesca Gadai Premier, Bastian Purnama, dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, menegaskan bahwa sertifikasi ISO 9001 diadopsi untuk menghilangkan persepsi subjektif tentang ‘tawar-menawar’ dalam dunia gadai. “Metodologi ilmiah dan data pasar real-time digunakan untuk mengevaluasi setiap barang, sehingga taksiran nilai menjadi objektif dan kompetitif,” ujar Bastian.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap penilaian aset di Lesca Gadai Premier didasarkan pada standar objektif, bukan hanya pengalaman subjektif,” tambahnya.
Bastian menjelaskan bahwa perusahaan memanfaatkan teknologi canggih dan tenaga ahli yang terakreditasi internasional untuk meminimalkan risiko kesalahan dalam menilai keaslian barang. Kesalahan kecil, seperti mengidentifikasi jam tangan langka atau tas desainer dengan kurang tepat, bisa merusak reputasi dan kinerja finansial perusahaan serta nasabah. Dengan SOP yang telah tersertifikasi, proses pemeriksaan menjadi lebih ketat, meliputi verifikasi nomor seri melalui database global, pemeriksaan kondisi fisik dengan mikroskop digital, serta validasi dokumen tambahan.
Proteksi Data dan Privasi Nasabah
Di samping keamanan aset, Lesca Gadai Premier juga mengedepankan perlindungan data. Sertifikasi ISO 27001 mengangkat perusahaan ke kelas elite lembaga keuangan non-bank yang memiliki standar keamanan siber setara perbankan internasional. “Privasi nasabah seringkali bernilai lebih dari nominal transaksi, terutama bagi kalangan premium,” katanya.
“Di era digital, kebocoran data menjadi ancaman serius. Kami berkomitmen menjadikan privasi nasabah sebagai prioritas mutlak,” ujar Bastian.
Untuk menjaga kerahasiaan, perusahaan menerapkan sistem enkripsi tinggi dan manajemen risiko informasi yang diaudit berkala. “Nasabah kami, yang mayoritas berasal dari kalangan tokoh masyarakat, kolektor, serta pengusaha besar, bisa bertransaksi tanpa takut profil keamanan mereka terungkap,” tambahnya. Implementasi ISO 27001 mencakup pengaturan akses fisik ke ruang penyimpanan, perlindungan terhadap serangan siber, serta pelatihan berkala bagi staf mengenai integritas data.
Infrastuktur Preservasi Aset
Lesca Gadai Premier juga memperkuat infrastruktur penyimpanan barang. “Aset mewah tidak hanya disimpan di gudang, tetapi ditempatkan dalam fasilitas brankas khusus dengan kontrol suhu dan kelembapan otomatis,” jelas Bastian. Fasilitas ini penting untuk menjaga kondisi barang, terutama untuk tas kulit eksotis dan jam tangan mekanik yang rentan terhadap perubahan lingkungan.
“Kami memandang barang-barang ini sebagai investasi. Maka, kondisi aset saat dikembalikan kepada nasabah harus tetap prima atau bahkan lebih bersih berkat layanan perawatan yang kami berikan,” ujarnya.
Dengan kepercayaan terhadap sertifikasi tersebut, Lesca Gadai Premier memproyeksikan pertumbuhan volume transaksi sebesar 25-30 persen per tahun pada 2026. Selain itu, perusahaan sedang menyelesaikan tahap akhir peluncuran layanan White Glove Service di Surabaya dan Medan, yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi dari rumah atau kantor dengan pendampingan keamanan pribadi dan penilai profesional yang datang langsung ke lokasi. “Visi kami adalah menjadi mitra gaya hidup finansial yang dipercaya di Asia Tenggara. Kami ingin menunjukkan kemampuan perusahaan lokal Indonesia dalam memenuhi standar global,” tutur Bastian.