Facing Challenges: Gunung Lewotobi Laki-Laki erupsi setinggi 1.500 meter

Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus, Kolom Abu Mencapai 1.500 Meter

Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mengalami erupsi di Gunung Lewotobi Laki-Laki, Kecamatan Wulanggitang, pada Rabu malam. Letusan terjadi pukul 18.31 Wita, dengan kolom abu mencapai kira-kira 1.500 meter di atas puncak gunung berapi tersebut.

“Erupsi terjadi pada pukul 18.31 Wita waktu setempat dengan ketinggian sekitar 3.084 meter di atas permukaan laut,” ujar Petugas Pos Pemantau Gunung Lewotobi Laki-Laki Emanuel Rofinus Bere saat dihubungi dari Kupang.

Kolom abu yang teramati memiliki warna kelabu dan berintensitas tebal, cenderung mengarah ke arah barat daya. Data seismogram menunjukkan letusan tersebut dengan amplitudo maksimal 7,4 milimeter dan durasi sekitar tiga menit 27 detik.

Saat ini, status aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki tetap pada Level II atau Waspada, sehingga pihaknya memberikan rekomendasi bagi warga di sekitar gunung. Masyarakat sekitar serta pengunjung dan wisatawan tidak melakukan aktivitas di radius empat kilometer dari pusat erupsi.

Emanuel Rofinus Bere mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah. Ia juga menekankan pentingnya tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Di sisi lain, pihaknya memperingatkan potensi banjir lahar jika hujan deras terjadi, terutama di sungai-sungai yang aliran air berasal dari puncak gunung.

Karena saat ini masih musim hujan di daerah setempat, warga di wilayah seperti Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote dianjurkan memantau dampak hujan yang berpotensi mengakibatkan banjir lahar. Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki diminta waspada terhadap ancaman tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *