Main Agenda: Kemendikdasmen tekankan pemberdayaan perempuan jadi kunci literasi
Kemendikdasmen Tekankan Pemberdayaan Perempuan sebagai Pilar Literasi
Jakarta – Dalam acara yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), peran perempuan, terutama ibu dan pendidik, ditekankan sebagai faktor utama dalam memupuk kemampuan literasi anak bangsa. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terlibat dalam program Inovasi Anak Sekolah Indonesia (INOVASI), kerja sama pendidikan antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia.
Kolaborasi Pendidikan dan Peran Lokal
Kepala Badan Bahasa Kemendikdasmen, Hafidz Muksin, menyatakan bahwa literasi tidak hanya menjadi tanggung jawab guru, melainkan juga melibatkan peran aktif lingkungan sekitar anak. Menurutnya, keterlibatan perempuan di NTT menjadi bukti bahwa kolaborasi pendidikan dapat menghasilkan keberhasilan signifikan. “Kegiatan ini adalah bagian dari perayaan untuk memperkuat peran perempuan dalam dunia pendidikan. Kami menghadirkan tokoh-tokoh dari NTT untuk berbagi pengalaman bagaimana ekosistem lokal, mulai dari Bunda Literasi, kepala sekolah, hingga forum taman bacaan, bersama-sama mendorong minat baca,” tutur Hafidz.
“Penguatan literasi harus menyentuh tiga aspek utama, yaitu sekolah, masyarakat, dan keluarga. Perempuan memiliki peran sentral dalam membentuk budaya baca dan tutur di rumah sebelum anak memasuki pendidikan formal,” tambah Hafidz.
Inisiatif Terkini dan Harapan Masa Depan
Dalam bulan Februari lalu, Kemendikdasmen juga mengadakan acara dengan tema pemanfaatan bahasa ibu atau daerah di tingkat awal pembelajaran. Narasumber yang hadir meliputi bupati, kepala sekolah, dan Duta Bahasa dari Bali. Hafidz menilai model kerja sama di NTT bisa menjadi contoh untuk diterapkan di wilayah lain. Ia menyoroti pentingnya pendekatan yang menempatkan perempuan sebagai bagian integral dari upaya meningkatkan kemampuan baca tulis.
Kemendikdasmen mengapresiasi program INOVASI sebagai mitra strategis dalam pengembangan pendidikan. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT yang aktif mendukung inisiatif literasi melalui berbagai kegiatan dan pendekatan inovatif.