What Happened During: Jamaah calon haji yang tiba di Madinah diimbau patuhi setiap aturan
Jamaah Calon Haji di Madinah Diminta Tepati Segala Peraturan
Setelah tiba di Madinah, jamaah calon haji Indonesia diberi arahan oleh Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron B. Ambary, untuk memastikan kesehatan dan taat pada aturan Arab Saudi selama menjalani ibadah haji. Pernyataan ini disampaikan setelah mengantar kloter pertama dari Yogyakarta yang mendarat di Bandara Madinah, Rabu. “Alhamdulillah, jamaah langsung sampai di hotel yang sangat dekat dengan Masjid Nabawi, tepatnya di area Taiba Front. Cukup berjalan kaki ke masjid,” ungkapnya dalam siaran di Jakarta.
“Jangan dipaksakan beribadah jika tubuh tidak dalam kondisi baik. Puncak haji masih berlangsung lebih dari sebulan ke depan. Kami berharap mereka tetap sehat hingga memasuki tahap utama,” kata Yusron.
Konsul tersebut menyoroti kehadiran sejumlah jamaah yang berusia lanjut. Dengan itu, ia menekankan perlunya pengawasan terhadap kondisi fisik agar tidak mengalami kelelahan berlebih. “Pola makan seimbang, minum air secukupnya, dan konsumsi vitamin jika diperlukan,” imbuhnya.
Layanan Kesehatan 24 Jam Dijamin
Kementerian Haji dan Umrah telah menjamin akses layanan kesehatan selama musim haji, termasuk Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah yang beroperasi sepanjang hari. “KKHI buka 24 jam tiap hari,” jelas Kasi Kesehatan Daerah Kerja Madinah, Enny Nuryanti.
Dalam hal fasilitas, KKHI dilengkapi ambulans, ruang perawatan dengan tempat tidur pasien, serta peralatan medis seperti rontgen dan USG. Tim medis yang menunjang pelayanan mencakup dokter umum, spesialis, perawat, apoteker, tenaga laboratorium, radiografer, hingga ahli sanitasi. Enny memastikan tenaga kesehatan selalu siap melayani keluhan jamaah, terutama di tengah risiko cuaca ekstrem yang mungkin memengaruhi daya tahan tubuh.
Ini adalah kali pertama dalam tiga tahun penyelenggaraan haji, jamaah Indonesia diberi akomodasi dekat Masjid Nabawi. Langkah ini bertujuan memudahkan pengawasan kesehatan sejak awal perjalanan ibadah.