Desa Terkutuk yang Dihapus Jepang dari Peta dan Misteri Tak Terjawab
Desa Terkutuk yang Dihapus Jepang dari Peta dan Misteri Tak Terjawab
Di tengah banyak cerita misteri yang menghiasi Jepang, satu legenda khusus tetap memikat perhatian: Desa Inunaki, tempat yang dianggap terkutuk dan telah dihilangkan dari peta. Legenda ini menyebar luas hingga hari ini, meskipun status desa tersebut tidak lagi diakui secara resmi oleh pemerintah. Inunaki, yang dikenal sebagai kawasan berhantu, terletak di daerah pegunungan Prefektur Fukuoka. Nama desa ini berasal dari Gunung Inunaki, yang artinya “anjing melolong.” Pada masa lalu, desa Inunakidanimura benar-benar ada, berdiri sejak tahun 1691 hingga 1889 di kaki Gunung Inunaki.
Perubahan besar terjadi pada tahun 1986 ketika bendungan Inunaki dibangun, mengakibatkan seluruh desa tenggelam. Seiring waktu, fisik desa hilang, tetapi legenda tentang tempat itu tetap hidup. Sejak saat itu, desa ini tidak lagi tercantum di peta, membuatnya sulit ditemukan. Namun, masyarakat percaya akses ke desa terkutuk adalah melalui Terowongan Inunaki, yang dianggap sebagai pintu masuk tersembunyi ke dunia gaib.
Asal Usul Legenda dan Tragedi di Dalam Terowongan
Dalam cerita, Inunaki dikenang sebagai desa zaman Edo yang dipenuhi kejahatan misterius. Penduduknya diduga terkena penyakit menular, sehingga mereka diasingkan dan dianggap aneh. Dikabarkan bahwa keluarga Inunaki juga mempraktikkan inses dan kanibalisme, mendorong masyarakat menganggap desa ini sebagai tempat berbencana.
Mulai dari titik ini, hukum Jepang tidak lagi berlaku. Masuklah dengan menanggung risiko sendiri.
Terowongan Inunaki, dibangun tahun 1954, menjadi simbol dari kekacauan tersebut. Di depan terowongan, papan tanda berbunyi seperti itu, mengundang pengunjung untuk berpaling. Namun, sejak tahun 1988, terowongan itu jadi saksi bisu kejadian mengerikan: seorang pekerja tewas dibakar oleh pembegal. Tragedi ini diikuti oleh penemuan mayat-mayat yang tak terhitung jumlahnya, meski belum ada bukti konkret.
Kini, terowongan Inunaki tidak lagi beroperasi dan ditinggalkan. Meski begitu, warga sekitar menyebut sering mendengar jeritan dari dalam sana. Seiring waktu, legenda desa Inunaki tetap menjadi inspirasi film dan game horor, mempertahankan kepopulerannya di masyarakat. Namun, tidak banyak warga lokal maupun turis yang berani mencari lokasinya, takut koneksi internet dan telepon tidak berfungsi, memicu rasa takut akan kehilangan nyawa.