New Policy: Siapa Pengganti Dirjen Kemenkeu yang Dicopot Purbaya?
Siapa Pengganti Dirjen Kemenkeu yang Dicopot Purbaya?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menunjuk tiga direktur jenderal (Dirjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang dipecat, untuk diserahkan ke Presiden Prabowo Subianto. Ketiga pejabat yang diberhentikan meliputi Dirjen Anggaran Luky Alfirman, Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Nathan Kacaribu, serta Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK) Masyita Crystallin. Saat ini, posisi Dirjen SPSK diisi oleh Pelaksana Harian (Plh) Herman Saheruddin. Namun, Purbaya belum merilis siapa yang akan menggantikan Luky dan Febrio.
“Dirjen Anggaran serta Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal telah diganti, dan Plh sudah aktif sejak kemarin sore,” ujar Purbaya saat diwawancara di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, seperti yang dilaporkan Detik, Rabu (22/4). Menurutnya, Kemenkeu sedang mencari kandidat terbaik untuk tiga jabatan tersebut. Nama-nama calon Dirjen akan diajukan ke Presiden Prabowo Subianto untuk mendapatkan persetujuan. “Sekalian diajukan ke presiden, mungkin awal Mei atau pertengahan Mei,” tambahnya.
Alasan Pecatan Masyita Crystallin
Masyita Crystallin dicopot dari Kemenkeu untuk mengambil alih tugas baru di PT Danantara. Pada Februari lalu, Purbaya menugaskan Masyita sebagai Head of Economic & ESG Strategic Positioning di perusahaan tersebut. Purbaya juga menyatakan akan mencari jabatan baru untuk Luky dan Febrio, meski belum mengungkapkan detailnya.
“Istirahat dulu. Nanti dicari tempat yang pas buat mereka,” kata Purbaya.
Profil Dirjen yang Diganti
Luky Alfirman, yang sebelumnya menjabat Dirjen Anggaran, adalah lulusan teknik industri ITB. Ia juga menyelesaikan studi S2 dan S3 di bidang ekonomi di University of Colorado. Karier Luky di Kemenkeu dimulai sejak 1 Maret 1995. Ia pernah menjabat Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro di Badan Kebijakan Fiskal dan Dirjen Perimbangan Keuangan.
Febrio Nathan Kacaribu lahir di Sidikalang, Sumatra Utara, pada 1978. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia pada 2002, Master of International & Development Economics dari Australian National University pada 2005, dan Ph.D dari University of Kansas pada 2014. Febrio menjabat Kepala Riset Ekonomi Makro dan Keuangan LPEM sejak 2015. Ia bergabung dengan Kemenkeu pada 3 April 2020 sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF), dalam masa kepemimpinan Menkeu Sri Mulyani Indrawati.
Luky dilantik sebagai Dirjen Anggaran pada 23 Mei 2025, sementara Febrio menjabat sebagai Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal sejak hari yang sama. [Gambas:Youtube]