Meeting Results: Ada Kabar Baik dari Timur Tengah, Bursa Jepang & Korsel Cetak Rekor

Kabar Positif dari Timur Tengah Membawa Dampak Positif ke Pasar Saham Asia

Bursa saham Jepang dan Korea Selatan mencatatkan kenaikan harga terbesar sepanjang sejarah pada perdagangan hari ini, Kamis (23/4/2026), yang didorong oleh peningkatan sentimen investor setelah Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata antara Iran dan negara-negara lain. Sementara itu, laporan hasil ekonomi yang optimis juga berkontribusi meningkatkan suasana pasar.

“Pemerintah Iran yang terpecah belah membuat tidak mengherankan bahwa kami diminta menunda serangan terhadap mereka hingga para pemimpin dapat mengajukan proposal yang terpadu,” kata Trump dalam unggahannya di Truth Social.

Pernyataan Trump menyebutkan bahwa gencatan senjata akan berlangsung hingga Teheran menyerahkan usulan atau diskusi selesai. Militer AS akan terus menjalankan blokade pelabuhan Iran, meski jadwal perpanjangan masih belum jelas. Di sisi lain, media Iran melaporkan bahwa negosiator Teheran menolak menghadiri pembicaraan dengan AS, menyebutnya sebagai pemborosan waktu. Kurangnya komitmen dari Iran juga membuat Wakil Presiden JD Vance menunda kunjungannya untuk bergabung dalam perundingan perdamaian.

Bursa Jepang dan Korea Selatan Melanjutkan Perjalanan ke Rekor

Bursa saham Jepang mencapai level tertinggi dalam satu hari perdagangan, dengan indeks Nikkei 225 naik hingga 60.013,98. Kenaikan signifikan terjadi pada sektor teknologi, dengan Softbank Group Corp melonjak lebih dari 6% dan Mitsubishi Industries naik 1,86%. Di Korea Selatan, indeks Kospi mencapai angka 6.538,72, naik 1,75%, sementara Kosdaq, yang mencakup saham perusahaan kecil, meningkat 0,58%.

Dalam tiga bulan pertama tahun ini, ekonomi kedua negara tumbuh lebih dari proyeksi awal, mencatatkan pertumbuhan tertinggi sejak kuartal ketiga 2020. Pertumbuhan 1,7% pada Januari-Maret melebihi perkiraan Reuters sebesar 1,0% dan pulih dari kontraksi 0,2% di kuartal sebelumnya. Saham Samsung Electronics juga mencapai level baru dalam satu hari, melompat ke 227.000.

Kinerja Pasar Global Berdampak ke Asia

Pasar saham AS bergerak positif sebelumnya, dengan S&P 500 melonjak 1,05% dan ditutup pada 7.137,90, sementara Nasdaq, yang terdiri dari perusahaan teknologi, naik 1,64% ke 24.657,57. Nasdaq mencetak rekor tertinggi dalam sesi tersebut. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 berfluktuasi, naik 0,32%, sementara kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong naik 0,06% ke 26.169,20.

Investor memantau dengan cermat data inflasi Maret dari Hong Kong, yang akan memberikan gambaran tentang kestabilan ekonomi wilayah tersebut. Di sisi lain, serikat pekerja perusahaan di Korea Selatan memperkirakan lebih dari 30.000 buruh akan mengikuti aksi demonstrasi pada hari Kamis, menjelang rencana pemogokan bulan depan.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate naik 0,22% menjadi $93,2 per barel, sedangkan minyak Brent melangkah 0,39% ke $102,25 per barel. Angkatan laut Iran juga menyatakan telah menahan dua kapal kontainer di Selat Hormuz, menambah ketegangan di kawasan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *