Important Visit: Breaking! Rupiah Melemah 0,79%, Dolar AS Tembus Rp17.305

Breaking! Rupiah Melemah 0,79%, Dolar AS Tembus Rp17.305

Pada perdagangan hari ini, Kamis, 23 April 2026, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus mengalami penurunan. Berdasarkan data Refinitiv, rupiah mencatatkan penurunan 0,79% ke Rp17.305 per dolar AS. Ini menjadi level terendah sepanjang masa dalam perdagangan intraday. Selain itu, mata uang Garuda juga telah menembus level Rp17.300 per dolar AS, menunjukkan tekanan terhadap rupiah yang semakin kuat sejak sesi perdagangan dimulai.

Sebelumnya, rupiah dibuka dengan penurunan 0,23% ke Rp17.210 per dolar AS. Artinya, hanya dalam beberapa menit setelah pasar dibuka, rupiah kembali mengalami penurunan lebih lanjut. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) tercatat naik tipis 0,04% menjadi 98,627, mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia.

Teori Penekanan Rupiah

Penekanan terhadap rupiah dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Dari sisi global, dolar AS tetap diminati sebagai aset aman pasca ketegangan antara AS-Israel dan Iran yang semakin memanas. Di sisi lokal, tekanan juga berasal dari keadaan ekonomi dalam negeri.

Kenaikan indeks DXY menunjukkan dolar AS sedang menguat, sementara rupiah terus terpuruk. Kondisi ini mengisyaratkan ketidakstabilan pasar keuangan, baik karena faktor eksternal maupun dinamika domestik yang masih berlangsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *