Latest Program: Kondisi Lagi Sulit, Nike PHK Ribuan Karyawan

Kondisi Lagi Sulit, Nike PHK Ribuan Karyawan

Nike kembali mengambil langkah pengurangan karyawan sebagai bagian dari upaya efisiensi. Perusahaan peralatan olahraga asal Amerika Serikat ini mengumumkan rencana memangkas sekitar 1.400 posisi kerja di seluruh dunia, atau sekitar 2% dari total tenaga kerjanya. Venkatesh Alagirisamy, Chief Operating Officer Nike, dalam memo internal menyatakan bahwa tindakan ini bertujuan meminimalkan biaya operasional, khususnya di bidang teknologi yang menyebar di Amerika Utara, Asia, dan Eropa.

Langkah ini dilanjutkan dari pengurangan karyawan sebelumnya. Sebelumnya, pada Januari lalu, Nike telah mengurangi 775 posisi kerja untuk mempercepat proses otomatisasi. Di tengah berita tersebut, saham Nike justru mengalami kenaikan kecil sekitar 0,5% dalam perdagangan setelah jam kerja. Meski demikian, dalam tiga tahun terakhir, nilai saham perusahaan turun lebih dari 50%, terutama karena persaingan yang semakin ketat dari merek seperti On, Hoka, dan Anta.

Elliott Hill, CEO Nike yang menjabat sejak 2024, berupaya memperkuat fokus perusahaan pada sektor utama seperti lari dan sepak bola. Ia juga mendorong peluncuran produk inovatif guna meningkatkan daya saing. Namun, tekanan terhadap margin masih tinggi karena Nike harus memberikan diskon besar untuk menghabiskan stok lama. Upaya menghadirkan produk baru belum sepenuhnya berhasil menarik minat pasar secara konsisten.

Salah satu produk yang sukses adalah sepatu Vomero 18, yang meraup penjualan hingga US$100 juta atau Rp1,7 triliun dalam tiga bulan sejak diluncurkan. Pada kuartal ini, perusahaan memperkirakan penjualan akan turun antara 2% hingga 4%. Bahkan, pasar Tiongkok, yang menjadi salah satu penyangga utama, diperkirakan mengalami penurunan hingga 20%.

Analisis dari Para Ahli

David Swartz dari Morningstar menilai bahwa kondisi ini mencerminkan tantangan yang lebih mendalam daripada yang diperkirakan. ‘Nike seharusnya sudah lebih jauh dalam pemulihan pada saat ini,’ katanya.

Senada, Drake Mac

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *