Special Plan: RSUD Pagelaran buka layanan bedah mulut Juni 2026
RSUD Pagelaran Siapkan Layanan Bedah Mulut Mulai Juni 2026
RSUD Pagelaran di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akan meluncurkan layanan bedah mulut pada bulan Juni 2026, bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan layanan kesehatan bagi penduduk wilayah selatan. Direktur RSUD Pagelaran, Irvan Nur Fauzy, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang mengajukan permohonan untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis gigi dan bedah mulut, agar layanan bisa berjalan sesuai target pada Juni mendatang.
Pemenuhan Tenaga Ahli Melalui PGDS
Pengajuan tersebut dilakukan melalui Program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS) yang dikelola Kementerian Kesehatan. Program ini memberikan penempatan dokter spesialis berdasarkan kebutuhan daerah setelah mereka menyelesaikan pendidikan. “RSUD Pagelaran, sebagai fasilitas layanan lanjutan, tidak mampu memberikan layanan gigi non-spesialistik, sehingga dokter gigi umum tidak dapat menerima rujukan atau memberikan pelayanan BPJS di rumah sakit, karena seluruh area layanan berada di puskesmas atau klinik,” ujar Irvan Nur Fauzy.
“RSUD Pagelaran sebagai fasilitas layanan lanjutan tidak dapat memberikan pelayanan gigi yang non-spesialistik, sehingga dokter gigi umum tidak dapat menerima rujukan dan memberikan pelayanan BPJS di rumah sakit karena semua area-nya di puskesmas atau klinik,” katanya.
Kondisi ini menyebabkan selama beberapa bulan terakhir, rumah sakit tidak mampu menangani pasien yang membutuhkan pelayanan gigi dan mulut. Dengan adanya layanan bedah mulut, Irvan menyatakan bahwa pihaknya berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya dari wilayah selatan yang cukup tinggi.
Kemajuan Layanan Kesehatan di RSUD Pagelaran
Di sisi lain, pihak rumah sakit terus mengembangkan berbagai pelayanan kesehatan untuk masyarakat. “Rumah sakit tipe D ini terus berupaya menyediakan layanan medis unggulan seperti kulit dan kelamin, Obstetri dan Ginekologi, THT-KL, Penyakit Dalam, serta layanan khusus anak,” tambahnya.
Terlebih, layanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) sudah berjalan dengan pelayanan darurat 24 jam. Layanan ini fokus pada pasien ibu hamil, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi.