Solving Problems: Fajar/Fikri jadikan laga lawan Aljazair sebagai ajang adaptasi

Fajar/Fikri jadikan laga lawan Aljazair sebagai ajang adaptasi

Jakarta – Pasangan ganda putra bulu tangkis Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri memanfaatkan pertandingan melawan Aljazair dalam babak pembuka Grup D Piala Thomas 2026 sebagai kesempatan menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan. Laga yang berlangsung di Forum Horsens, Denmark, Jumat waktu setempat (Sabtu dini hari WIB) berakhir dengan kemenangan Fajar/Fikri melalui dua gim langsung 21-14, 21-8.

“Yang pasti tadi lebih menyesuaikan lapangan. Di sini laju shuttlecock lumayan kencang, jadi jarang sekali banyak bola reli dan bermain bertahan,” kata Fajar setelah pertandingan dalam keterangan resmi PP PBSI.

Fikri mengungkapkan antusiasme kembali tampil di Piala Thomas 2026 setelah sebelumnya berpasangan dengan Bagas Maulana pada 2022 dan 2024. “Kali ini berpasangan dengan Fajar. Yang pasti saya pribadi ingin selalu menampilkan yang terbaik,” ujarnya.

Kemenangan tersebut memperkuat dominasi Indonesia yang telah meraih tiga poin di sektor tunggal melalui Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Anthony Sinisuka Ginting. Jonatan Christie membuka keunggulan dengan mengalahkan Adel Hamek 21-8, 21-6. Keunggulan kemudian diperbesar oleh Alwi Farhan yang menundukkan Mohamed Abderrahime Belarbi 21-8, 21-7. Anthony Sinisuka Ginting memastikan kemenangan Indonesia setelah mengalahkan Mohamed Abdelaziz Ouchefoun dengan skor 21-8, 21-6.

Laga terakhir akan mempertemukan pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melawan Adel Hamek/Mohamed Abdelaziz Ouchefoun. Kemenangan Fajar/Fikri berkontribusi pada hasil positif Indonesia di awal penyelenggaraan turnamen tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *