Key Discussion: BGN: Layanan video conference untuk koordinasi dan edukasi Program MBG

BGN: Layanan Video Conference untuk Koordinasi dan Edukasi Program MBG

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan pengadaan layanan konferensi video senilai Rp5,7 miliar, yang akan digunakan hingga Desember 2026. Pengelolaan layanan ini bertujuan memperkuat komunikasi antarinstansi dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dadan Hindayana, kepala BGN, menjelaskan bahwa sistem tersebut diperlukan untuk menyelaraskan instruksi teknis dan edukasi kepada berbagai pihak yang terlibat.

“Program MBG melibatkan banyak stakeholders, mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Dalam situasi seperti ini, koordinasi yang cepat, seragam, dan terdokumentasi menjadi kunci sukses program,” kata Dadan dalam pernyataan resmi di Jakarta, Sabtu.

Menurut Dadan, penyelenggaraan MBG tidak hanya bergantung pada distribusi di lapangan, tetapi juga pada kejelasan panduan dan standar yang disampaikan secara bersama. Sarana digital ini diharapkan mampu memastikan seluruh pihak memahami arahan yang sama, sehingga dapat menjalankan program secara efektif.

Fitur layanan video conference tersebut diklaim BGN sebagai sistem enterprise terpusat yang dikelola oleh Pusat Data dan Informasi (Pusdatin). Kapasitas sistem mencakup 5.000 pengguna aktif dan mampu menampung hingga 50.000 peserta dalam satu sesi virtual. Sistem ini akan diakses oleh seluruh lapisan struktur organisasi, mulai dari pimpinan tinggi madya, pratama, hingga pelaksana di daerah.

Sejumlah kegiatan seperti rapat nasional, sosialisasi kebijakan, serta pelatihan teknis juga akan dimanfaatkan melalui layanan ini. Dengan kemampuan menjangkau peserta besar, BGN memastikan pesan dan arahan bisa tersampaikan secara menyeluruh ke seluruh wilayah. “Kebutuhan ini menjadi bagian dari mekanisme pengawasan untuk menjaga kualitas program,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *