Fairuz/Imam raih kemenangan pertama di Asian Beach Games
Fairuz/Imam raih kemenangan pertama di Asian Beach Games
Jakarta – Pasangan voli pantai putra Indonesia, Fairuz Bayhaqly dan Imam Ahmad Faisal, sukses memetik kemenangan pertama dalam Asian Beach Games 2026 di Sanya, China. Mereka mengalahkan wakil Korea Selatan, Oh Jeong-taek/Bae Sang-bin, dengan skor 21-16 dan 21-11 pada pertandingan Grup E, Sabtu.
Kemenangan ini membawa suasana positif meskipun pasangan tersebut telah dipastikan tidak bisa melangkah ke babak 16 besar. Sejak awal pertandingan, mereka menunjukkan dominasi dengan kombinasi serangan dan pertahanan yang kuat, memastikan kemenangan di set pertama dengan skor 21-16.
Masuki set kedua, Fairuz/Imam semakin menguasai permainan. Lawan kesulitan mengembangkan strategi hingga kalah telak 21-11, yang mempertegas dominasi Indonesia dalam laga tersebut. Hasil ini menjadi penyeimbang setelah dua pertandingan awal yang kurang memuaskan.
Dalam pertandingan pembuka Grup E, mereka kalah 0-2 dari Thailand, Muadpha/Muneekul, dengan skor 13-21 dan 24-26. Meski menunjukkan perlawanan ketat di set kedua, pasangan Indonesia akhirnya takluk. Pada laga kedua, mereka juga menyerah 0-2 dari Lebanon, Jad Abi Karam/Hadi El Chabib, dengan skor 16-21 di set pertama.
Setelah kondisi Fairuz pulih cepat setelah cedera di set kedua, performa pasangan tersebut meningkat signifikan. Kemenangan atas Korea Selatan kini menjadi harapan baru untuk bertahan di fase selanjutnya.
Kontingen Indonesia menurunkan enam atlet voli pantai di Asian Beach Games 2026. Selain Fairuz/Imam, ada juga pasangan Bintang Akbar/Sofyan Rahman Efendi di Grup C putra, serta Nur Atika Sari/Josephine Selvina Anasthasya Kaize di Grup F putri.
Dari cabang voli pantai putra, Bintang/Sofyan berhasil melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi Jepang, Kosuka Fukushima/Nassim Malki, Minggu (26/4). Total 22 atlet Indonesia diterjunkan dalam tiga cabang, yaitu voli pantai (6 orang), bola basket 3×3 (8 orang), dan panjat tebing (8 orang), dengan arahan Chef de Mission Krisna Bayu.