New Policy: Gerakan Senator Inseminator dorong IB wujudkan swasembada daging

Gerakan Senator Inseminator Dorong IB Wujudkan Swasembada Daging

Jakarta – Dalam upaya mempercepat pencapaian swasembada daging dan susu, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI melalui gerakan “Senator Inseminator” menekankan peran inseminasi buatan (IB) sebagai langkah penting dalam meningkatkan produktivitas peternakan. Wakil Ketua Komite II DPD RI Angelo Wake Kako mengungkapkan, teknologi ini dianggap sebagai alat strategis untuk mempercepat proses pengembangan ternak secara efektif.

“Inseminasi buatan bisa menjadi kunci utama dalam mengubah pola produksi peternakan. Jika diterapkan secara tepat, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara unggul di bidang ini,” kata Angelo dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.

Dalam acara “Aksi Nyata Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi (PVPV) 2026” yang digelar di Bandung, Jawa Barat, ia menjelaskan bahwa program ini tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga bertujuan membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya swasembada pangan. “Kita perlu mengajak masyarakat berperan aktif, bukan sekadar menjadi penonton,” tambahnya.

Angelo menyebutkan bahwa implementasi IB telah dimulai di Nusa Tenggara Timur, dengan harapan masyarakat lokal menjadi bagian dari proses produksi. “Masyarakat di sana tidak hanya menerima manfaat, tetapi juga turut serta mengembangkan kegiatan peternakan,” ujarnya.

Menurutnya, metode IB memiliki keunggulan seperti peningkatan kualitas genetik ternak, peningkatan jumlah kelahiran yang teratur, serta penggunaan bibit pejantan berkualitas. Selain itu, teknik ini juga membantu mengurangi risiko penyebaran penyakit pada hewan ternak.

Angelo menargetkan gerakan ini menjadi contoh kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. “Sinergi lintas sektor sangat penting agar program ini bisa berjalan berkelanjutan,” katanya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan swasembada tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kebijakan yang pro terhadap peternak lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *