Topics Covered: China kritik RUU pengendalian ekspor AS

China Kritik RUU Pengendalian Ekspor AS

Istanbul – Dalam sebuah pernyataan, China memperingatkan Amerika Serikat mengenai draf RUU pengendalian ekspor yang baru dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS. RUU tersebut, jika diberlakukan, akan mengganggu keseimbangan ekonomi global dan mengurangi kebebasan perdagangan internasional, menurut laporan Xinhua. Pernyataan ini disampaikan oleh juru bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok yang menekankan bahwa aturan ekspor yang lebih ketat akan berdampak besar pada rantai pasok dan industri semikonduktor.

Peringatan Terhadap Penyalahgunaan Kontrol Ekspor

Juru bicara Tiongkok sebelumnya menentang penggunaan konsep keamanan nasional secara berlebihan untuk memperketat kontrol ekspor. “Kita akan mengawasi proses legislasi secara intensif, menganalisis dampaknya terhadap kepentingan Tiongkok, dan siap mengambil langkah tegas untuk mempertahankan hak perusahaan lokal,” ujarnya.

“China akan memantau dengan cermat proses legislatif, menilai dengan saksama dampaknya terhadap kepentingan China, dan mengambil langkah-langkah tegas dan perlu untuk secara tegas melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan-perusahaan China,” kata juru bicara itu.

Pada awal April, Komite Urusan Luar Negeri DPR AS menyetujui UU Penyelarasan Multilateral Pengendalian Teknologi pada Perangkat Keras, atau MATCH Act, serta beberapa RUU pengendalian ekspor. Pertemuan antara Donald Trump, Presiden AS, dengan Presiden China XI Jinping juga dijadwalkan pada Mei mendatang. Awalnya, pertemuan tersebut dijadwalkan pada akhir Maret, tetapi diundur karena konflik Iran.

Dengan status sebagai dua ekonomi terbesar di dunia, AS dan China masih menghadapi perbedaan dalam berbagai isu, termasuk perdagangan dan Taiwan. RUU pengendalian ekspor AS dianggap sebagai bagian dari upaya mengontrol teknologi chip canggung yang menimbulkan ketegangan bilateral.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *