Identitas Nusantara ditonjolkan pada pembukaan Asian Beach Games 2026

Identitas Nusantara ditonjolkan pada pembukaan Asian Beach Games 2026

Kontingen Indonesia memperkenalkan warisan budaya Nusantara melalui pakaian adat Melayu dari daerah Riau dan Jambi pada acara pembukaan Asian Beach Games Sanya 2026 di Hainan, China, Rabu malam. Selain itu, para atlet dan ofisial juga menggunakan pakaian modern yang terinspirasi motif tradisional. Perpaduan ini menciptakan kesan elegan sekaligus bermakna, menggambarkan hubungan antara budaya kuno dan semangat kompetitif era baru.

Kontingen Indonesia menampilkan semangat persatuan

“Kami ingin menampilkan martabat dan identitas bangsa Indonesia di panggung internasional, sekaligus membawa semangat persatuan dan optimisme bagi seluruh kontingen,” ujar Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk Asian Beach Games Sanya 2026, Krisna Bayu, dalam keterangan yang diterima di Jakarta.

“Kami ingin menampilkan martabat dan identitas bangsa Indonesia di panggung internasional, sekaligus membawa semangat persatuan dan optimisme bagi seluruh kontingen,” kata Krisna Bayu.

Krisna tampil dalam acara pembukaan dengan mengenakan busana adat Melayu Riau yang memiliki makna mendalam. Pakaian ini mencerminkan kesopanan, kehormatan, dan kekuatan akar budaya pesisir yang telah lama menjadi bagian dari identitas bangsa. Ia menjelaskan bahwa Indonesia membawa narasi tentang jati diri, kebanggaan, serta kekayaan budaya Nusantara melalui pemakaian busana tradisional.

Atlet voli pantai Bintang Akbar memperkuat representasi tersebut dengan mengenakan pakaian adat Jambi. Motif tapis dan aksen songket yang dikenakannya tidak hanya memperindah penampilan, tetapi juga menggambarkan nilai kehormatan, kearifan lokal, serta harapan kontingen Indonesia meraih prestasi terbaik.

Motif songket dan tapis yang disematkan dalam pakaian menjadi simbol penghormatan terhadap para perajin lokal dan upaya melestarikan budaya melalui olahraga. Krisna menambahkan bahwa penampilan Indonesia pada malam pembukaan mencerminkan semangat yang dibawa ke arena pertandingan: kebanggaan akan jati diri, soliditas sebagai satu tim, dan kesiapan bersaing.

Asian Beach Games Sanya 2026 diikuti oleh 22 atlet, terdiri dari delapan peserta voli pantai, delapan atlet bola basket 3×3, dan delapan penampil dalam cabang panjat tebing. Kompetisi voli pantai dimulai Kamis (23/4), bola basket 3×3 pada Sabtu (25/4), dan panjat tebing pada Selasa (28/4). Pakaian tradisional dan modern menjadi perwujudan keharmonisan antara budaya lokal dengan visi kontingen Indonesia dalam meraih sukses di tingkat internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *