Historic Moment: Jalur 6-8 Stasiun Bogor Tutup, KAI Minta Penumpang Ikut Arahan Petugas

Jalur 6-8 Stasiun Bogor Tutup, KAI Minta Penumpang Ikut Arahan Petugas

KAI Commuter melakukan penutupan sementara jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor, Jawa Barat, sebagai bagian dari proyek perpanjangan peron. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan kebijakan ini diterapkan untuk mengoptimalkan proses pengerjaan. Menurut Karina, selama penutupan, penumpang akan mengalami pengaturan alur khusus terutama saat jam sibuk pagi.

“Kami menyiagakan petugas di Stasiun Bogor untuk membantu pengaturan alur penumpang, khususnya bagi yang akan masuk ke area peron 4 dan 5,” ujar Karina di kantor KAI Commuter, Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Senin (20/4).

Pada masa peak hour, petugas mengarahkan penumpang dari Hall Barat ke peron 4 dan 5, termasuk mereka yang baru tiba. Karina meminta penumpang tetap mengikuti petunjuk petugas agar arus orang tetap terjaga. “Kerja sama dari seluruh pengguna sangat penting untuk mengikuti arahan terkait alur penumpang,” tambahnya.

Dalam situasi tertentu, petugas mungkin mengimbau penumpang menggunakan JPO Paledang untuk mempercepat pergerakan. “Dalam kepadatan tertentu, petugas akan memandu pengguna melalui akses ini,” jelas Karina. Selain itu, KAI Commuter juga memperbaiki fasilitas di jalur pedestrian sementara, seperti menambahkan kanopi dan penerangan.

Penutupan jalur dilakukan untuk mendukung operasional rangkaian Commuter Line dengan stamformasi 12 (SF12). Proyek ini berlangsung selama 90 hari dan telah dimulai sejak 15 April 2026. Selama periode tersebut, penumpang hanya diperbolehkan menggunakan peron jalur 2-3 dan 4-5.

KAI Commuter menyiapkan jalur alternatif dari pintu barat untuk memudahkan akses ke peron aktif. Pengguna dari sisi selatan bisa menggunakan JPO Paledang. Juga terjadi penyesuaian 31 jadwal keberangkatan dan kedatangan, dengan perubahan waktu 2-3 menit dari rencana awal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *