New Policy: 3 Harga BBM Pertamina Melesat Tajam Imbas Perang Iran, Ini Rinciannya
3 Harga BBM Pertamina Naik Tajam Akibat Dampak Perang Iran, Ini Penjelasannya
Pertamina Tetapkan Harga BBM Subsidi di Level Konsisten
Pertamina (Persero) melanjutkan kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM) dengan mempertahankan tarif subsidi untuk dua jenis BBM. Sampai hari Sabtu, 18 April, harga Pertalite tetap diangka Rp10.000 per liter, sementara Solar masih berada di Rp6.800 per liter. Kebijakan ini tidak terpengaruh oleh kenaikan harga minyak global yang dipicu perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Mengutip situs mypertamina.id, kenaikan harga BBM terjadi akibat dampak kebijakan perang tersebut.
Sementara itu, tiga jenis BBM non-subsidi mengalami kenaikan signifikan. Pertamax Turbo, yang sebelumnya dijual Rp13.100 per liter, kini dijual dengan harga Rp19.400 per liter. Dexlite juga naik dari Rp14.200 menjadi Rp23.600 per liter. Pertamina Dex, yang awalnya Rp14.500, kini Rp23.900 per liter. Kenaikan ini berlaku mulai hari Sabtu, 18 April.
Penyesuaian harga BBM dianggap sebagai respons terhadap fluktuasi harga minyak yang terus meningkat akibat ketegangan geopolitik. Meski harga jual BBM subsidi tetap stabil, pertamina mengakui adanya tekanan dari pasar global yang memengaruhi kebijakan penataan harga.