Key Discussion: Jemaah Perhatikan, Ini Hal-hal yang Dibolehkan dan Dilarang saat Ihram
Jemaah Perhatikan, Ini Hal-hal yang Dibolehkan dan Dilarang saat Ihram
Ihram adalah kondisi yang harus dipenuhi seorang Muslim ketika memulai ibadah haji atau umrah. Syarat ini mencakup pembacaan niat, penggunaan pakaian ihram, serta pengikutan aturan tertentu yang melarang tindakan seperti menggunakan wewangian atau mencukur rambut. Namun, terdapat aktivitas yang tetap diperbolehkan selama masa ihram. Berikut penjelasan lengkapnya.
Pengertian Ihram
Ihram merupakan bagian dari rukun ibadah haji, sebagaimana dijelaskan oleh BPKH. Secara etimologi, kata “ihram” berasal dari bahasa Arab “haram” yang berarti suci atau terlarang. Dalam konteks ibadah, ihram mencerminkan masuknya seseorang ke tahap manasik dengan mengharamkan berbagai perbuatan, seperti jimak, berbicara kasar, bertengkar, melakukan maksiat, dan kejahatan lainnya.
Hal-hal yang Diperbolehkan
Dalam kondisi ihram, jemaah diperkenankan melakukan aktivitas tertentu. Berikut daftar perihal yang boleh dilakukan:
- Membunuh hewan liar atau ancaman, seperti kalajengking, tikus, ular, dan anjing.
- Mandi, termasuk penggunaan sabun sesuai pandangan Syafi’i dan Hanbali.
- Menyikat gigi dan menggaruk bagian tubuh.
- Berbekam dan menggunakan minyak angin untuk pengobatan.
- Menggunakan aksesori seperti kacamata, jam tangan, cincin, atau ikat pinggang.
- Bernaung di bawah payung, tenda, pohon, atau mobil.
- Mencuci dan mengganti pakaian ihram.
- Menyembelih hewan ternak atau ikan laut.
- Memakai perhiasan bagi wanita.
- Menggunakan produk kebersihan, seperti sabun, pasta gigi, pelembap, atau lotion.
“Dan diperbolehkan bagi orang yang dalam keadaan ihram untuk mandi dengan menggunakan sabun menurut mazhab Syafi’i dan Hanbali, sedangkan menurut Imam Hanafi tidak boleh mandi dengan sabun dan sejenisnya.”
“Dan jikalau memakai wewangian karena lupa, tidak tahu, atau terpaksa, maka tidak haram, dan tidak dikenakan dam [fidyah] atasnya, dan tidak makruh hukumnya, mencuci tubuh atau pakaian dengan sabun untuk menghilangkan kotoran saat ihram.”
Larangan Saat Ihram
Jemaah harus menjauhi berbagai larangan selama berada dalam kondisi ihram. Berikut daftar tindakan yang dilarang:
- Mencukur atau mencabut rambut kepala, bulu kemaluan, kumis, atau jenggot.
- Memotong kuku atau mengelupasi kulit.
- Memakai parfum atau minyak wangi di tubuh atau pakaian.
- Menutup wajah dan kepala dengan benda yang menempel langsung.
- Mengenakan pakaian berjahit seperti celana, kaus, atau kaus kaki.
- Membunuh hewan darat yang bisa dimakan.
- Menikah atau melakukan khitbah.
- Bercumbu atau berhubungan intim.
Selain itu, jemaah dilarang melakukan tindakan yang mengganggu ritual ibadah, seperti memakai pakaian tertentu atau mencukur rambut selama masa ihram. Dengan memahami aturan ini, jemaah dapat menjalani ibadah dengan lebih tepat dan sesuai tuntunan agama.