Topics Covered: Purbaya usai Pertemuan IMF-World Bank: Dana Asing akan ‘Serbu’ RI

Purbaya Usai Pertemuan IMF-World Bank: Dana Asing Akan ‘Serbu’ RI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa International Monetary Fund (IMF), Bank Dunia, serta investor global mengapresiasi kebijakan fiskal Indonesia yang diterapkan dalam masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan ini diberikan setelah Purbaya menghadiri pertemuan bersama lembaga tersebut, serta 18 institusi investasi global di Washington, DC, pada Rabu (16/4).

Menurut Purbaya, Indonesia mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang pesat sekaligus menjaga prinsip kehati-hatian dalam kebijakan fiskal. Setelah pertemuan tersebut, ia yakin bahwa aliran investasi asing, baik ke instrumen pendapatan tetap maupun ekuitas, akan semakin signifikan masuk ke Indonesia. “Dengan demikian, Purbaya memprediksi bahwa aliran modal asing segera masuk ke Indonesia dan akan mendorong pasar modal nasional menuju tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya dalam pernyataan video yang dilansir dari laman resmi Kamis (16/4).

Menyangkut pertemuan dengan Bank Dunia dan lembaga pemeringkat internasional, Purbaya menyatakan bahwa mereka memberikan tanggapan positif terhadap penjelasan dan strategi makroekonomi Indonesia. Bahkan, Bank Dunia dilaporkan akan mengeksplorasi peluang kerja sama yang saling menguntungkan. “Keraguan mengenai kemampuan Indonesia dalam menerapkan kebijakan fiskal yang baik pun telah hilang, seiring pertemuan yang dianggap sukses,” tambahnya.

Purbaya menyebutkan bahwa awalnya investor internasional, seperti Goldman Sachs dan Fidelity, mengajukan pertanyaan tentang komitmen Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi dan dampaknya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun, Purbaya menjelaskan dengan rinci dan menyeluruh arah kebijakan ekonomi, sehingga mendapat respons yang baik dari para investor. “Mereka suka sekali dengan penjelasan kita bahwa kita akan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat tanpa mengorbankan kebijakan fiskal,” jelasnya.

Mengenai pertemuan dengan IMF, Purbaya mengungkapkan bahwa ia telah bertemu langsung dengan Kristalina Georgieva, Managing Director IMF. Selama pertemuan, Kristalina Georgieva menyatakan bahwa ketidakpastian global tetap akan tinggi dalam jangka mendatang. Meski demikian, IMF tertarik pada kondisi Indonesia yang masih mempertahankan fondasi ekonomi yang kuat di tengah krisis internasional. Purbaya menjelaskan bahwa hal itu berkat penyesuaian kebijakan yang dilakukan Indonesia sejak tahun sebelumnya, sehingga mampu mengurangi dampak perubahan eksternal, khususnya kenaikan harga minyak global.

“Yang jelas, mereka (IMF) akan memberitahukan ke seluruh dunia negara-negara mana saja yang performanya bagus,” imbuh Purbaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *