What Happened During: Metode Baru Pemakaman Ramah Lingkungan, Jasad Manusia Jadi Kompos
Metode Baru Pemakaman Ramah Lingkungan, Jasad Manusia Jadi Kompos
Metode pemakaman baru ini menawarkan alternatif berkelanjutan untuk proses tradisional. Dengan menggunakan teknik pengomposan, jenazah manusia diubah menjadi tanah yang kaya nutrisi. Proses ini mengandalkan dekomposisi alami, tetapi dipercepat melalui pengaturan khusus.
Proses Pemakaman Berbasis Kompos
Jenazah dimasukkan ke dalam kain kafan berbahan alami, lalu ditempatkan dalam kapsul logam yang berisi campuran serpihan kayu, mulsa, serta bunga liar. Dalam ruang tertutup yang diberi pasokan oksigen secara berkala, mikroba bekerja efektif untuk menguraikan tubuh selama lebih dari 30 hari. Suhu lingkungan dijaga agar proses berlangsung hingga tingkat molekuler, menghasilkan sekitar 136 kilogram tanah yang siap digunakan.
“Apa yang kami lakukan adalah mempercepat proses yang sepenuhnya alami,” kata Tom Harries, CEO perusahaan pengomposan manusia Earth Funeral.
Harries menjelaskan bahwa ide metode ini muncul dari kegelisahan pribadinya setelah bertahun-tahun terlibat dalam industri pemakaman. Data Asosiasi Kremasi Amerika Utara menunjukkan kremasi kini menguasai sekitar 60 persen dari pilihan pemakaman di Amerika Serikat. Proses kremasi membutuhkan bahan bakar berupa gas alam, sementara pemakaman tradisional menggunakan bahan kimia seperti formaldehid.
Kasus Nyata: Tanah yang Menghasilkan Pohon
Satu keluarga yang memilih metode ini adalah Laura Muckenhoupt. Putranya, Miles, meninggal di usia 22 tahun dan diubah menjadi tanah yang kini tersebar di berbagai wilayah. Tanah Miles bahkan menumbuhkan pohon markisa di Portugal dan pakis di Hawaii. Di rumahnya, tanah tersebut digunakan untuk menanam semak mawar. “Setiap kali semak mawar itu mekar, rasanya seperti sebuah hadiah, kunjungan kecil darinya,” ujarnya.
Kepopuleran dan Legalitas Metode Ini
Saat ini, praktik pengomposan jasad telah diakui di 12 negara bagian AS. Delapan negara bagian lain sedang mengevaluasi rancangan undang-undang serupa. Keluarga bisa mengambil seluruh tanah hasil pemrosesan, atau menyerahkan sebagian kepada Earth Funeral untuk didistribusikan ke proyek konservasi di Washington dan California.