Special Plan: D4vd Resmi Didakwa Kasus Pembunuhan dan Mutilasi Remaja

D4vd Diberikan Dakwaan Resmi atas Kasus Pembunuhan dan Mutilasi

Artis bernama panggung D4vd, David Anthony Burke, resmi diberikan tuntutan hukum untuk pembunuhan tingkat pertama terkait kematian remaja, Celeste Rivas Hernandez. Pemidanaan ini dijatuhkan dalam persidangan di Pengadilan Tinggi Los Angeles pada Senin (20/4), di mana D4vd menghadapi beberapa tuduhan serius, termasuk pembunuhan dengan keadaan khusus, seperti pengintaian, kejahatan untuk keuntungan finansial, serta pembunuhan saksi dalam penyelidikan.

Detail Tuntutan Hukum

Pembunuhan tingkat pertama, menurut sistem hukum Amerika Serikat, merupakan klasifikasi kejahatan paling berat dengan elemen perencanaan dan niat jahat. Mayat Celeste ditemukan dalam kondisi termutilasi di bagasi mobil Tesla milik D4vd di Hollywood beberapa bulan sebelumnya. Selain tuntutan pembunuhan, dia juga dituduh melakukan tindakan seksual terus-menerus terhadap anak di bawah 14 tahun dan mutilasi jasad.

“Kami yakin bukti sebenarnya akan menunjukkan bahwa David Burke tidak membunuh Celeste Rivas Hernandez, dan dia pun bukan penyebab kematiannya,” ujar pengacara pembela, Blair Berk.

Penemuan Mayat dan Kronologi

Jasad Celeste, yang sudah terurai dan terpotong, ditemukan pada September 2025 di bagasi depan mobil Tesla D4vd. Remaja itu sempat dilaporkan hilang selama hampir 1,5 tahun, dengan terakhir kali terlihat saat mengunjungi rumah sang musisi di Hollywood Hills pada 23 April 2025. Sebelum ditemukan, mobil tersebut telah terparkir di lingkungan Hollywood Hills selama berminggu-minggu, lalu dibawa ke tempat penyimpanan barang bukti, di mana petugas mencium bau busuk yang menyengat.

Penyebab Kematiannya

Jaksa Wilayah Los Angeles County, Nathan Hochman, menyatakan bahwa D4vd diduga terlibat hubungan seksual dengan Celeste saat ia sudah dewasa dan korban masih di bawah umur. Jaksa juga menduga musisi tersebut membunuh korban karena terancam akan membongkar hubungan mereka yang bisa merusak kariernya. Hingga kini, pihak kejaksaan masih menunggu laporan koroner untuk mengungkap penyebab kematian yang digambarkan sebagai tindakan kekerasan berat.

Peluang Hukuman Mati

Menurut Hochman, hukuman maksimal yang terancam bagi D4vd adalah penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat. Pihak kejaksaan sedang mempertimbangkan apakah akan menuntut hukuman mati atau tidak dalam persidangan berikutnya. Hakim Theresa McGonigle memutuskan agar D4vd tetap ditahan tanpa jaminan.

Keberhasilan di Dunia Musik

D4vd pertama kali dikenal publik pada 2022 melalui lagu-lagu yang ia rekam menggunakan ponsel untuk video gim Fortnite yang viral di TikTok. Kesuksesan single terkenalnya, “Romantic Homicide,” membawanya mendapatkan kontrak dengan Interscope Records dan tampil di festival musik Coachella pada 2025.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *