Komite Wasit Saran Tambah Kamera Usai Gol Kontroversial Dewa vs Persib
Komite Wasit Saran Tambah Kamera Usai Gol Kontroversial Dewa vs Persib
Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, menyarankan penambahan kamera di Liga Super guna mendukung kinerja wasit dan Video Assistant Referee (VAR) setelah terjadi keputusan kontroversial dalam pertandingan Dewa United melawan Persib. Insiden ini memicu perdebatan karena ada indikasi bola yang dibawa Alexis Messidoro telah keluar dari lapangan sebelum wasit memberi tanda gol.
Ya, penambahan kamera merupakan salah satu usulan penting. Khususnya kamera di area garis gawang. Meski bukan kewajiban dalam penerapan VAR, keberadaannya akan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan.
Ogawa menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan wasit pertandingan, bukan Komite Wasit PSSI. Namun, ia menyatakan dukungan terhadap peningkatan jumlah dan kualitas kamera untuk memperkuat sistem perangkat pertandingan.
Tentu saja, di sana ada wasit dan para asisten yang sudah bekerja sebaik mungkin. Jika bola 100 persen keluar, memang diperlukan sinyal. Namun jika tidak yakin, VAR harus memeriksa kondisi tersebut.
Di sisi lain, Ogawa menekankan pentingnya pengawasan terhadap petugas yang bertugas di ruang VAR. Menurutnya, mereka memiliki peran krusial dalam membantu wasit mengambil keputusan di momen kritis. Saat ini, Liga Super 2025/2026 hanya menggunakan delapan kamera per pertandingan. Sementara kompetisi tingkat Asia, seperti yang diatur AFC, mengharuskan minimal sepuluh kamera. Dalam Piala Dunia 2022, jumlah kamera berkisar antara 15 hingga 30, tergantung fase pertandingan, dan diprediksi akan lebih banyak digunakan di Piala Dunia 2026.