Key Discussion: Putin Disebut Bersedia Bertemu Zelensky, Tapi Ada Syaratnya
Putin Disebut Bersedia Bertemu Zelensky, Tapi Ada Syaratnya
Presiden Rusia Vladimir Putin dianggap menawarkan satu persyaratan khusus untuk bertemu dengan pemimpin Ukraina Volodymyr Zelensky. Menurut juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, pertemuan tersebut hanya bisa dilakukan jika tujuannya adalah mencapai kesepakatan perang antara kedua negara. Peskov mengungkapkan komentar ini setelah Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha menyatakan Kyiv telah meminta Turki menjadi tempat pertemuan antara Putin dan Zelensky, guna menggelar perundingan damai.
“Yang utama adalah tujuan dari pertemuan ini. Mengapa mereka harus bertemu? Putin telah menyatakan siap bertemu di Moskow kapan saja,” kata Peskov, dilansir Reuters. “Pertemuan tersebut harus memiliki alasan yang jelas dan menghasilkan keputusan produktif. Dan itu hanya bisa terjadi jika fokusnya pada penyelesaian kesepakatan,” tambahnya.
Peskov juga menekankan bahwa pertemuan seperti itu memerlukan persiapan matang serta komitmen politik dari pemerintah Ukraina. “Saat ini, kami belum melihat sikap politik yang memadai,” imbuhnya. Dalam konteks operasi militer Rusia yang dikenal sebagai “operasi militer khusus,” Peskov menjelaskan bahwa tujuan utamanya adalah melindungi kepentingan vital negara serta menghadang ancaman dari serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi dan target lainnya.
Rusia dikabarkan siap berdiskusi dengan negosiator Amerika Serikat mengenai penyelesaian perang, bahkan bisa dilakukan besok. Sebelumnya, Sybiha menyebut bahwa Kyiv mengusulkan Turki sebagai tuan rumah pertemuan kedua pemimpin. Namun, respons Turki terhadap permintaan tersebut belum diumumkan. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, di sisi lain, menyatakan sedang berupaya memulai kembali negosiasi antara Rusia dan Ukraina serta menghubungkan para pemimpin kedua negara.