Latest Update: Gencatan dengan AS, Iran Buka Kembali Sebagian Wilayah Udara
Gencatan dengan AS, Iran Buka Kembali Sebagian Wilayah Udara
Pada hari Sabtu (18/6), Iran mengumumkan bahwa sebagian area udara negara kini terbuka bagi penerbangan internasional, sebagai bagian dari gencatan senjata dengan Amerika Serikat dan Israel. Otoritas Penerbangan Sipil Iran menyatakan bahwa wilayah udara di bagian timur negara ini kini siap dilalui pesawat sipil.
“Rute udara di bagian timur wilayah udara negara (Iran) terbuka untuk penerbangan internasional yang transit melalui Iran,” demikian pernyataan otoritas Iran, sekaligus menambahkan bahwa sejumlah bandara telah kembali aktif pada pukul 07.00 waktu setempat.
Meski wilayah udara dibuka, situs pelacak penerbangan masih menunjukkan bahwa tidak ada penerbangan internasional yang melewati Iran tiga jam setelah pembukaan tersebut. Sejumlah pesawat terpaksa mengambil jalur berputar untuk menghindari area udara Iran.
Pembukaan Selat Hormuz
Sebelumnya, pada Jumat (17/4), Iran kembali membuka Selat Hormuz sebagai langkah lanjutan dari gencatan senjata yang terjadi di Lebanon. Pernyataan ini mengacu pada rencana pengaturan jalur transitekapal komersial melalui selat tersebut.
“Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi kapal-kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka untuk sisa periode gencatan senjata,” kata Menteri Luar Negeri Seyed Abbas Araghchi di X.
Kapal-kapal yang melewati selat tersebut harus mengikuti rute terkoordinasi yang ditetapkan oleh otoritas maritim Iran. Pada Kamis, Israel dan Lebanon menyetujui gencatan senjata selama 10 hari, dimulai pukul 17.00 waktu setempat.