UNICEF Desak Investigasi Penembakan Pengemudi Truk Air di Gaza

UNICEF Desak Investigasi Penembakan Pengemudi Truk Air di Gaza

Pada pagi hari Jumat, 17 April, UNICEF meminta penyelidikan terhadap insiden tembakan yang menewaskan pengemudi truk air di Jalur Gaza. Organisasi PBB ini menegaskan bahwa serangan tersebut mengganggu operasi kemanusiaan kritis yang menyuplai air bersih bagi ratusan ribu penduduk.

“UNICEF marah atas pembunuhan dua pengemudi truk yang dikontrak oleh organisasi untuk menyalurkan air bagi keluarga di Gaza,” demikian pernyataan yang diunggah di laman resmi mereka.

Dua pria tewas akibat tembakan dari Israel di titik pengisian air Mansoura, Gaza Utara. Dalam kejadian serupa, dua orang lainnya dilaporkan menerima luka. UNICEF menegaskan bahwa serangan terjadi saat operasi pengangkutan air berjalan secara rutin, tanpa adanya perubahan pergerakan atau prosedur. Mansoura merupakan satu-satunya lokasi pengisian truk air yang beroperasi untuk jalur pasokan Mekorot, yang melayani kebutuhan air Kota Gaza.

Keberlanjutan kegiatan di lokasi tersebut terganggu setelah insiden penembakan, hingga kondisi keamanan stabil kembali. UNICEF telah meminta otoritas Israel untuk “segera menyelidiki peristiwa ini dan menjamin pertanggungjawaban penuh.” Mereka menekankan bahwa pekerja kemanusiaan, penyedia layanan vital, serta infrastruktur sipil, termasuk fasilitas air, tidak boleh menjadi target serangan.

Selain itu, organisasi itu menegaskan bahwa perlindungan warga sipil dan mereka yang memberikan bantuan penyelamatan jiwa adalah kewajiban berdasarkan hukum humaniter internasional. Peristiwa ini menunjukkan risiko terhadap operasi penyaluran bantuan yang terus berjalan di tengah konflik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *