Latest Program: Cerita Seru Satu Keluarga Wujudkan Mimpi Tinggal di Disney World
Cerita Seru Satu Keluarga Wujudkan Mimpi Tinggal di Disney World
Keluarga Ewing, yang terdiri dari Adam dan Lauren, serta dua anak mereka, memutuskan untuk menjadikan Disney World sebagai tempat tinggal. Keputusan ini mengubah rutinitas mereka, karena sebagian besar waktu, mereka menghabiskan di sebuah RV yang disewa di Disney’s Fort Wilderness Resort, Florida. Tempat ini memiliki konsep penginapan bertema alam, tetapi tetap menyimpan ciri khas magis Disney.
Pengalaman di Area Perkemahan Disney
Disney’s Fort Wilderness Resort terletak di Walt Disney World Resort, Florida, dan menawarkan aktivitas luar ruangan yang tidak biasa. Misalnya, tamu bisa memanah, berkuda, menyewa perahu, memancing, atau menikmati pertunjukan Hoop-Dee-Doo Musical Revue. Sementara itu, akses ke Magic Kingdom sangat mudah melalui feri gratis. Salah satu atraksi favorit mereka adalah Chip ‘n’ Dale’s Campfire Sing-A-Long, di mana keluarga bisa memanggang marshmallow dan bertemu karakter Disney di sekitar api unggun.
Kehidupan di “gelembung” Disney ini pun memiliki tantangan. Setiap 26 hari, mereka wajib meninggalkan area perkemahan selama 24 jam. Adam Ewing (41) menggambarkan proses pindah sementara sebagai “kekacauan yang terkendali.” Meski ada aturan ketat, keuntungan yang diperoleh tak diragukan. “Kami bisa mendengar kembang api dari Magic Kingdom saat berbaring di tempat tidur, sesuatu yang tidak ada di taman RV lain,” ujarnya, seperti dilansir People.
Rincian Biaya yang Diinvestasikan
Keluarga ini menghabiskan uang besar untuk menjalani gaya hidup premium. Biaya Sewa Lahan RV bervariasi sesuai musim, mencapai US$300 per malam di musim liburan sekolah. Untuk satu periode 26 hari, total pengeluaran bisa mencapai US$8.000 atau sekitar Rp125 juta. Untuk menghemat, Lauren (36) memasak sendiri di RV. “Sangat mudah terjebak makan di luar jika tidak hati-hati, dan tahu-tahu sudah tidak makan di rumah selama dua minggu,” katanya.
Sebelum pandemi, mereka tinggal di rumah luas di Georgia, hampir 1.000 meter persegi di lahan 56 hektare. Adam, seorang pengembang properti, menjual seluruh asetnya untuk berkeliling negeri. Namun, Disney World tetap menjadi tempat yang selalu mereka kunjungi. Meski memiliki tiket tahunan, mereka hanya berkunjung ke taman bermain di malam hari, seperti membeli kue atau sekadar jalan-jalan.
Motivasi Hidup Alkemah di Disney
Adam mengungkapkan bahwa biaya tinggi ini sepadan dengan kenangan bersama anak-anak. “Saya ingin menikmati kesuksesan saya selagi anak-anak masih kecil,” ujarnya. Dulu, ia mempercayai bahwa seseorang harus bekerja 40 tahun sebelum bisa menikmati 20 tahun kehidupan. Kini, ia memilih untuk menghabiskan masa kecil anak-anak di lingkungan yang penuh petualangan.
Lauren menambahkan, “Saya tidak ingin di usia 70 tahun baru menoleh ke belakang dan berkata, ‘Andai saja dulu saya pergi ke Disney atau menyelam bersama mereka’.” Dengan memilih tinggal di Disney World, mereka mencoba menciptakan kenangan yang tak terlupakan, meski harus mengorbankan kenyamanan biasa.