Malaysia Konfirmasi Warganya Jadi Korban Helikopter Jatuh di Kalbar

Malaysia Konfirmasi Warganya Jadi Korban Helikopter Jatuh di Kalbar

Otoritas Malaysia memberikan konfirmasi bahwa salah satu warganya menjadi korban kecelakaan helikopter dengan nomor registrasi PK-CFX di hutan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Pihak berwenang Malaysia bekerja sama dengan Indonesia untuk memastikan proses pemulangan jenazah berjalan lancar.

“Kementerian Luar Negeri, melalui Konsulat Malaysia di Pontianak, menyatakan bahwa warga negara Malaysia telah meninggal akibat kecelakaan helikopter di Kalimantan Barat, Indonesia, pada 16 April 2026,” tulis pernyataan Kemlu Malaysia, di Kuala Lumpur, dilansir Antara, Sabtu (18/4/2026).

Helikopter tersebut hilang kontak segera setelah lepas landas dari Kabupaten Melawi menuju Kabupaten Kubu Raya. Informasi mengenai kecelakaan diterima oleh pihak Kemlu Malaysia dari otoritas Indonesia.

Puing-puing pesawat ditemukan di kawasan hutan terpencil Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Sekadau. Penyebab kecelakaan saat ini masih dalam penyelidikan oleh lembaga terkait.

Korban dikenal sebagai Patrick Kee Chuan Peng, seorang warga Malaysia yang menjabat chief operating officer di KPN Plantations. Ia berada di Kalimantan Barat untuk urusan pekerjaan ketika kejadian terjadi.

“Kementerian Luar Negeri menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga almarhum,” demikian pernyataan Kemlu Malaysia.

Konsulat Malaysia di Pontianak telah memberikan bantuan konsuler yang diperlukan. Selain itu, lembaga tersebut berkoordinasi dengan pihak berwenang Indonesia, perusahaan, dan keluarga korban untuk memudahkan proses pemulangan jenazah ke negara asalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *