Pulihkan Konektivitas – Perbaikan Infrastruktur di Sumatera Jadi Prioritas

Pulihkan Konektivitas, Perbaikan Infrastruktur di Sumatera Jadi Prioritas

Prioritas Pemulihan Pasca-Bencana

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pasca-bencana Sumatera terus mengakselerasi peningkatan infrastruktur di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Tujuan utamanya adalah memastikan warga terdampak bencana hidrometeorologi kembali memiliki akses yang lancar.

Langkah Strategis untuk Stabilitas

Ketua Satgas PRR, Muhammad Tito Karnavian, menyatakan bahwa pemulihan konektivitas melalui perbaikan infrastruktur menjadi fokus utama. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun struktur yang lebih kuat dan tahan lama.

“Pekerjaan perbaikan jalan berlangsung terus-menerus. Ia mengapresiasi upaya TNI/Polri yang tidak kenal lelah, serta BNPB dan Menteri PU Dody Hanggodo yang aktif bergerak,”

Progres Infrastruktur

Menurut data Satgas PRR per 18 April 2026, kondisi jalan nasional dan daerah di tiga provinsi tersebut telah pulih secara fungsional. Aceh mencatat 46 ruas jalan nasional dan 23 jembatan nasional kembali operasional. Sementara jalan daerah mencapai 1.521 dari 1.638 titik, dan 351 dari 652 jembatan daerah telah siap digunakan.

Di Sumut, 30 jalan nasional serta 7 jembatan nasional kini pulih. Jalan daerah mencakup 607 dari 616 titik, sedangkan 343 dari 366 jembatan daerah kembali berfungsi. Sumbar juga menyelesaikan perbaikan 31 jalan nasional dan 13 jembatan nasional, ditambah 149 dari 167 titik jalan daerah serta 97 dari 163 jembatan daerah.

Perkuatan Anggaran untuk Rekonstruksi

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyebut pemerintah akan memperkuat upaya rehabilitasi dan rekonstruksi melalui alokasi dana yang lebih besar, terutama di sektor Bina Marga. Anggaran sektor tersebut meningkat dari Rp14,29 triliun menjadi Rp21,90 triliun, yaitu kenaikan Rp7,61 triliun.

“Kita tidak hanya memperbaiki, tapi membangun kembali dengan standar yang lebih kuat agar ke depan lebih tahan terhadap bencana,”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *