Key Strategy: DPR RI nilai budidaya udang vaname dorong investasi di Kepri

DPR RI nilai budidaya udang vaname dorong investasi di Kepri

Dalam kunjungan kerja di Tanjungpinang, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh menekankan bahwa budidaya udang vaname memiliki peluang besar untuk mendorong investasi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Ia menilai sektor ini memiliki daya tarik karena kemampuan produksi tinggi, margin keuntungan yang menggiurkan, dan tingginya permintaan pasar ekspor.

“Budidaya udang vaname mampu memberikan keuntungan besar, sementara ekspor juga tetap menjadi lini utama dalam pemasaran,” ujar Nihayatul setelah memimpin peninjauan tambak udang vaname di Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Rabu.

Komisi IX DPR RI berharap pengembangan perikanan budidaya, terutama udang vaname, dapat ditingkatkan dengan adanya skema modern seperti shrimp estate dan teknologi intensif. Menurut Nihayatul, hal ini tidak hanya mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga memastikan pengembalian investasi yang menjanjikan.

Kepri memiliki kapasitas perikanan sebesar 1,1 juta ton setiap tahun, dengan potensi pemanfaatan yang masih bisa dikembangkan. Udang vaname dianggap sebagai komoditas utama dengan nilai ekonomi tinggi, yang menawarkan peluang besar baik untuk pasar dalam negeri maupun ekspor.

“Kunjungan lapangan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPR untuk menilai potensi ekonomi daerah yang bisa diperkuat melalui kebijakan pemerintah pusat,” tambah Nihayatul.

Luki Zaiman Prawira, Penjabat Sekretaris Daerah Kepri, mengapresiasi perhatian Komisi IX DPR RI terhadap pengembangan sektor perikanan budidaya. Ia berharap dukungan dari pemerintah pusat terus ditingkatkan agar potensi besar Kepri dapat dimaksimalkan untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.

Kawasan Kepri, yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, dinilai memiliki keunggulan geografis sebagai pusat pengembangan budid

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *