Latest Program: Maruarar perluas model renovasi rumah kumuh di Menteng ke wilayah lain
Maruarar perluas model renovasi rumah kumuh di Menteng ke wilayah lain
Jakarta, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Ara, menyatakan bahwa model penataan kawasan kumuh di Menteng Tenggulun akan diperluas ke kota-kota besar lain di Indonesia. Program ini menjadi referensi bagi kota-kota besar lain untuk meniru strategi yang sama, menurut Ara.
“Jadi ini percontohan, percontohan, sesudah ini bagus, kita akan buat di beberapa kota lagi di Indonesia,” kata Ara saat meninjau progres renovasi 152 unit rumah dan revitalisasi kawasan kumuh di Menteng Tenggulun, Jakarta Selatan, Jumat.
Ara menekankan bahwa pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak bisa mempercepat penanganan kawasan kumuh tanpa bergantung sepenuhnya pada pembiayaan pemerintah. Keberhasilan proyek di Menteng Tenggulun menunjukkan bahwa sinergi antara elemen-elemen berbeda dapat menghasilkan perubahan nyata dalam waktu singkat, terutama di kawasan dengan padat penduduk.
Kota-kota besar berikutnya yang akan menjadi fokus adalah Bandung dan Medan. Pihaknya sudah bersiap untuk menerapkan model serupa di lokasi tersebut, ujar Ara. Menurutnya, setiap wilayah akan menyesuaikan konsep dengan keunikan lokal, tetapi tetap mengandalkan prinsip kerja sama lintas sektor dan gotong royong, tanpa bergantung pada anggaran negara.
Sejumlah pihak seperti Ikatan Arsitek, PNM, dan Astra terlibat dalam proyek ini. Ara mengatakan ada sekitar delapan elemen yang berkontribusi secara aktif, termasuk sektor swasta dan komunitas setempat. Program ini menegaskan bahwa solusi penataan kawasan kumuh tidak harus mengandalkan anggaran besar, tetapi bisa dilakukan melalui kolaborasi yang efektif.
Proyek renovasi rumah layak huni di Menteng Tenggulun ditargetkan selesai pada pertengahan Juni 2026, melalui upaya gotong royong. Ara menegaskan, target penyelesaian proyek tersebut adalah 15 Juni 2026.