Key Strategy: IHSG menguat ikuti Asia seiring ekspektasi lanjutnya negosiasi AS-Iran
IHSG Mengalami Peningkatan Ikuti Pasar Asia
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali hari Selasa dengan peningkatan indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Penguatan ini sejalan dengan pergerakan pasar saham kawasan Asia, yang didorong oleh harapan pelaku pasar mengenai kelanjutan perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. IHSG dibuka naik 98,61 poin atau 1,31 persen ke level 7.598,80, sementara kelompok saham unggulan LQ45 juga menguat 10,09 poin atau 1,35 persen ke 756,45.
Analisis dari Kiwoom Sekuritas
“Kiwoom Research menyarankan pasar menunggu IHSG mengakhiri peningkatan di level 7.530 sebelum memutuskan untuk menambah posisi pembelian,” kata Liza Camelia Suryanata, Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Indonesia, dalam laporannya di Jakarta, Selasa.
Menurut Liza, fase risiko yang dihadapi pasar global saat ini masih rapuh. Meski tidak ada penyelesaian penuh dalam negosiasi AS-Iran di Islamabad, Pakistan, pasar tetap optimis dengan perbaikan kecil yang terjadi. Kebijakan blokade AS terhadap kapal yang berlayar di pelabuhan Iran, namun memperbolehkan jalur transit netral di Selat Hormuz, dianggap sebagai langkah strategis negosiasi.
Kondisi Pasar Global dan Minyak Mentah
Harga minyak mentah dunia saat ini tercatat di level 97,73 dolar AS per barel untuk Brent dan 96,86 dolar AS per barel untuk WTI. Pasar minyak menghadapi tekanan dari gangguan produksi di kawasan OPEC serta akumulasi lebih dari 800 tanker yang memicu risiko pasokan terbatas. Jika tidak ada de-eskalasi, harga minyak bisa naik hingga 120-130 dolar AS per barel.
Penilaian BI dan Risiko Fiskal
Bank Indonesia (BI) menilai perekonomian Indonesia masih stabil, berdasarkan surplus neraca perdagangan selama 70 bulan, inflasi 3,5 persen year-on-year (yoy), serta proyeksi pertumbuhan sekitar 5,5 persen pada kuartal pertama 2026. Namun, pelemahan nilai tukar rupiah ke level terendah menunjukkan perhatian pasar lebih pada tekanan eksternal, seperti tingkat bunga global yang tinggi, kekuatan dolar AS, dan aliran modal keluar.
Upaya Diplomasi Energi dan Tindakan Pemerintah
Pemerintah memperkuat strategi diplomasi energi, termasuk kunjungan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ke Rusia untuk mendiskusikan kerja sama pasokan minyak jangka panjang. Kementerian Keuangan juga meluncurkan akses pembiayaan daerah melalui pinjaman bank dan nonbank dengan persyaratan ketat, seperti audit, persetujuan DPRD, serta mekanisme pemotongan transfer jika ada keterlambatan pembayaran.
Kinerja Pasar Saham Eropa dan AS
Pada perdagangan Senin (13/4), bursa saham Eropa mengalami penurunan, dengan Euro Stoxx 50 turun 0,35 persen, FTSE 100 Inggris melemah 0,17 persen, DAX Jerman turun 0,26 persen, serta CAC 40 Prancis merosot 0,29 persen. Sebaliknya, bursa AS Wall Street menguat, di antaranya Dow Jones naik 0,63 persen ke 48.218,25, S&P 500 menguat 1,02 persen ke 6.886,24, dan Nasdaq Composite meningkat 1,06 persen ke 25.282,72.