BRI Operasikan Money Changer di Lokasi Strategis, Perluas Akses Transaksi Valas
Latest Program – JAKARTA, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali memperkuat komitmen dalam mendukung kebutuhan transaksi internasional nasabahnya. Langkah ini dilakukan melalui pengembangan layanan BRI Money Changer yang kini ditempatkan di lokasi strategis, sehingga memudahkan masyarakat dalam mengakses valuta asing (valas) secara lebih cepat dan efisien. Pengaturan fasilitas penukaran mata uang asing di titik-titik akses utama diharapkan mampu menjawab permintaan yang semakin tinggi terkait aktivitas keuangan lintas batas, baik untuk kebutuhan bisnis maupun keperluan pribadi.
Kehadiran BRI Money Changer di wilayah-wilayah yang dinilai berpotensi tinggi tidak hanya meningkatkan kenyamanan pelanggan, tetapi juga memperkuat posisi BRI sebagai bank yang peduli terhadap transparansi dan keandalan dalam layanan keuangan. Dengan memadukan aksesibilitas fisik dan kecepatan transaksi, bank ini menunjukkan komitmen untuk mendorong ekosistem perbankan yang inklusif dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal serta internasional.
Komersialisasi Layanan Keuangan Global
Sebagai bagian dari inisiatif modernisasi layanan, BRI telah memperluas jaringan money changer dengan menyediakan penukaran 20 mata uang utama. Mata uang tersebut meliputi United States Dollar (USD), Singapore Dollar (SGD), Euro (EUR), Australian Dollar (AUD), Great British Pound (GBP), Japanese Yen (JPY), Philippine Peso (PHP), New Zealand Dollar (NZD), Malaysian Ringgit (MYR), Korean Won (KRW), Hong Kong Dollar (HKD), Saudi Arabian Riyal (SAR), Thailand Baht (THB), New Taiwan Dollar (TWD), Vietnam Dong (VND), Chinese Yuan (CNY), Swiss Franc (CHF), Canadian Dollar (CAD), United Arab Emirates Dirham (AED), dan Brunei Dollar (BND). Dengan menawarkan berbagai pilihan, BRI menargetkan kebutuhan transaksi yang beragam, baik dari segi jenis mata uang maupun frekuensi penggunaan.
Pengenalan layanan ini juga bertujuan untuk memudahkan nasabah yang sering melakukan kegiatan transaksi valas, seperti pengiriman uang, pembayaran di luar negeri, atau pengambilan dana dari rekening internasional. Ketersediaan banyak mata uang dalam satu lokasi meminimalkan waktu dan biaya yang diperlukan untuk mengubah uang, sehingga menambah nilai tukar kompetitif yang ditawarkan BRI. Dalam hal ini, nilai tukar yang ditetapkan tidak hanya mengacu pada kurs resmi, tetapi juga dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pelanggan dan dinamika pasar global.
Meningkatkan Kepastian Transaksi
BRI mengungkapkan bahwa pengembangan layanan money changer ini merupakan langkah strategis untuk menjaga kualitas layanan keuangan. “Kehadiran BRI Money Changer di titik-titik strategis membantu nasabah mengakses solusi transaksi valas secara praktis, baik saat berangkat ke luar negeri maupun saat kembali ke Indonesia,” kata Dhanny dalam keterangannya, Sabtu (30/5/2026). Menurutnya, dengan adanya layanan yang tersebar di lokasi utama, BRI dapat memastikan bahwa transaksi valas tidak hanya terjangkau tetapi juga aman dan terpercaya.
“Pengembangan layanan ini merupakan wujud nyata BRI dalam mempermudah nasabah dengan menghadirkan solusi transaksi valas yang praktis tepat di titik keberangkatan maupun kedatangan. Melalui nilai tukar kompetitif dan standar layanan yang terjaga, BRI memberikan kepastian serta efisiensi bagi nasabah,” ujar Dhanny dalam keterangannya, Sabtu (30/5/2026).
Manfaat layanan ini tidak hanya terbatas pada kemudahan akses, tetapi juga pada tingkat transparansi yang diberikan. BRI memastikan bahwa semua kurs yang diterapkan bersifat objektif dan sesuai dengan pasar. Selain itu, sistem pembayaran yang digunakan di BRI Money Changer dirancang agar tidak menyulitkan nasabah, baik dalam hal prosedur maupun penggunaan teknologi digital.
Perluasan jaringan money changer ini juga memperhatikan dinamika kebutuhan masyarakat. Dengan melayani 20 mata uang asing, BRI memenuhi permintaan yang berasal dari sektor keuangan, perjalanan, dan perdagangan. Contohnya, mata uang seperti USD dan EUR sering digunakan oleh pelaku usaha yang beroperasi dalam pasar internasional, sedangkan Yen dan Won mungkin lebih relevan untuk transaksi di Asia Tenggara. Kehadiran layanan ini di lokasi strategis juga memberikan kemudahan bagi pelancong dan wisatawan yang membutuhkan alat pembayaran asing untuk keperluan kunjungan ke luar negeri.
Kolaborasi dengan Jaringan Lokal
Sebagai pelengkap, layanan penukaran valas BRI tidak hanya terpusat di money changer khusus, tetapi juga ditawarkan melalui jaringan Unit Kerja BRI yang tersebar di seluruh Indonesia. Hal ini memastikan bahwa masyarakat di daerah terpencil tetap dapat melakukan transaksi valas tanpa harus berkunjung ke kota besar. Kombinasi antara layanan khusus dan jaringan lokal diharapkan mampu menciptakan akses yang merata, baik untuk pelaku usaha maupun individu.
Kehadiran money changer di lokasi strategis seperti bandara, stasiun kereta, pusat perbelanjaan, dan kawasan perkantoran memberikan kemudahan bagi nasabah yang bergerak cepat. Misalnya, pengguna bandara bisa langsung mengubah uang saat tiba di destinasi, sementara pelaku usaha yang sedang berada di pusat keramaian bisa mengakses layanan tersebut tanpa harus pulang untuk melakukan transaksi. Tidak hanya itu, layanan ini juga berguna bagi pelaku ekspor-impor yang membutuhkan pembayaran cepat untuk transaksi internasional.
Dengan menyediakan pilihan mata uang yang beragam, BRI ingin memperluas pilihan bagi nasabah dalam mengelola keuangan mereka. Tidak hanya mata uang utama seperti USD dan EUR, layanan ini juga mencakup mata uang regional seperti AED dan BND, yang sering digunakan dalam kerja sama bisnis antar-negara. Kombinasi ini membuat BRI menjadi mitra yang ideal untuk berbagai kebutuhan transaksi, baik yang bersifat sementara maupun permanen.
Penambahan jaringan money changer ini juga sejalan dengan upaya BRI untuk meningkatkan kemudahan layanan keuangan secara menyeluruh. Dengan memperluas akses transaksi valas, bank ini berkontribusi pada penguatan daya saing Indonesia dalam perdagangan internasional. Selain itu, layanan yang disediakan memastikan bahwa nilai tukar yang diterima oleh nasabah tetap optimal, sekaligus mengurangi risiko kehilangan nilai karena fluktuasi pasar.
Dhanny menambahkan bahwa keberadaan BRI Money Changer di lokasi strategis juga mendorong transaksi digital yang lebih efektif. “Dengan sistem pembayaran yang terintegrasi dan fasilitas yang mudah dijangkau, BRI menjamin bahwa setiap nasabah bisa menjalankan kegiatan keuangan secara cepat, aman, dan profesional,” jelasnya. Ia juga menyebutkan bahwa BRI terus mengoptimalkan teknologi untuk mendukung transaksi valas, termasuk penggunaan aplikasi mobile dan layanan online yang memudahkan pelanggan mengakses informasi kurs dan melakukan penukaran uang secara real-time.
Kebutuhan transaksi valas yang meningkat menunjukkan pergeseran pola ekonomi masyarakat Indonesia. Dengan menghadirkan solusi yang komprehensif, BRI memastikan bahwa setiap individu dan bisnis dapat menjalankan kegiatan keuangan secara fleksibel, terlepas dari lokasi mereka. Ini menjadi salah satu bentuk peran bank dalam membangun infrastruktur keuangan yang lebih inklusif dan mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai level.
Dengan layanan yang terus diperluas, BRI menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra andal dalam kegiatan transaksi
