Key Strategy: Rupiah melemah seiring ketidakpastian gencatan senjata AS-Iran
Rupiah Melemah Akibat Ketidakpastian Gencatan Senjata AS-Iran
Di Jakarta, kurs rupiah mengalami penurunan pada Rabu, dengan nilai tukar turun 38 poin atau 0,22 persen menjadi Rp17.181 per dolar AS dari level sebelumnya di Rp17.143 per dolar AS. Perubahan ini dikaitkan dengan ketidakpastian terkait kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, menurut Ibrahim Assuaibi, ahli ekonomi mata uang dan komoditas.
Presiden AS Donald Trump mengatakan ia akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu, untuk mendukung diskusi yang bertujuan mengakhiri konflik yang telah merenggut nyawa ribuan orang dan mengganggu stabilitas ekonomi global, kata Ibrahim dalam pernyataan resmi di Jakarta, Rabu.
Langkah Trump dinilai cenderung bersifat satu pihak. Pemimpin Iran dan kelompok Zionis Israel belum memberikan respons jelas terhadap rencana memperpanjang kesepakatan selama dua minggu, seperti yang diusulkan sebelumnya. Sementara itu, Trump menyatakan bahwa Angkatan Laut AS akan tetap menjaga blokade pelabuhan dan pesisir Iran, yang disebut sebagai tindakan perang oleh para pemimpin Iran.
Indonesia menghadapi tekanan likuiditas signifikan pada 2026, karena jatuh tempo utang mencapai Rp833,96 triliun, nilai tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir. Lonjakan kewajiban ini menggambarkan fase kritis dalam pengelolaan keuangan negara, di tengah meningkatnya permintaan pembiayaan dan ketidakpastian pasar global.
Teori ini terbentuk dari akumulasi penerbitan utang selama beberapa tahun terakhir, termasuk skema pembagian beban (burden sharing) antara pemerintah dan Bank Indonesia selama masa pandemi. Dari total jatuh tempo 2026, sekitar Rp154,5 triliun berasal dari instrumen kerja sama tersebut.
“Volume utang yang besar memaksa pemerintah mengadakan strategi pembiayaan ulang dalam skala besar, namun langkah ini mengandung risiko,” ujar Ibrahim.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak turun ke Rp17.179 per dolar AS, dari Rp17.142 per dolar AS sebelumnya.