Latest Program: Terpopuler, simulasi ekonomi hingga Purbaya sebut tidak ada pajak baru
Terpopuler: Simulasi Ekonomi, Kebijakan BPJS, dan Komentar Menteri Keuangan
Jakarta – Berita penting yang layak diperhatikan pada hari ini meliputi laporan simulasi ekonomi, rencana peningkatan cakupan BPJS Kesehatan, serta pernyataan Menteri Keuangan tentang tidak adanya pajak baru hingga perekonomian pulih. Berikut penjelasan lengkapnya:
Kebijakan Pajak Tunggu Perbaikan Ekonomi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah tidak akan mengenalkan skema pajak baru sebelum perekonomian dan kemampuan beli masyarakat menunjukkan peningkatan signifikan. Menurutnya, pemulihan daya beli menjadi faktor utama dalam menentukan kebijakan pajak baru.
“Pemulihan daya beli menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan perlu tidaknya kebijakan pajak baru,”
katanya.
Laporan Simulasi Ekonomi ke Prabowo
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memberikan laporan hasil simulasi ekonomi kepada Presiden Prabowo Subianto. Simulasi tersebut menunjukkan bahwa perekonomian nasional diperkirakan tetap stabil selama tiga bulan ke depan. Ia menjelaskan proyeksi tersebut didasarkan pada analisis terkini yang menimbang berbagai faktor ekonomi.
Ekspansi Kuota BPJS Kesehatan
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan pemerintah sedang mengevaluasi kemungkinan penambahan kuota peserta BPJS Kesehatan untuk Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN). Rencana ini diharapkan dapat menjangkau hingga 120 juta orang.
“Penambahan kuota PBI JKN ditujukan untuk mencakup lebih banyak masyarakat,”
kata Mensos.
Keluarga Wajib Lapor RT untuk Pekerja Rumah Tangga
Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi, keluarga yang merekrut pekerja rumah tangga (PRT) harus melaporkan ke RT/RW setempat. Kebijakan ini dijelaskan sebagai bagian dari regulasi terkait UU PPRT yang sudah dianggap sah.
Gibran Puji Peran JK dalam Menjadikan Jokowi Presiden
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan bahwa Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden, adalah idola dan tokoh yang dihormati. Ia mengatakan JK memiliki pengalaman luas di bidang politik serta berkontribusi besar dalam mengatasi konflik di daerah.