Special Plan: Bank Mandiri arahkan pemanfaatan SAL ke UMKM hingga sektor strategis
Bank Mandiri Arahkan SAL ke UMKM dan Sektor Strategis
Jakarta, Bank Mandiri (Persero) Tbk telah menyesuaikan penggunaan dana yang berasal dari SAL (Surplus Anggaran Lebih) pemerintah. Dana tersebut dialokasikan sebagai kredit bagi usaha kecil menengah (UMKM) serta industri yang menyerap tenaga kerja banyak, sekaligus sektor strategis nasional. Direktur Corporate Banking perusahaan, Mochamad Rizaldi, menjelaskan sektor prioritas meliputi bidang pertanian, ketahanan pangan, hilirisasi sumber daya alam, energi terbarukan, layanan kesehatan, manufaktur, dan sektor-sektor lain yang berpotensi mempercepat pertumbuhan ekonomi.
Penekanan pada Dukungan Ekonomi Berkelanjutan
Rizaldi menegaskan bahwa pemanfaatan SAL bertujuan memperkuat daya saing sektor ekspor dan menciptakan lapangan kerja yang stabil. “Kami ingin memastikan dana pemerintah berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional melalui aktivitas yang berkelanjutan,” ujarnya dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa. Ia juga menyampaikan bahwa penempatan SAL dilakukan secara hati-hati, mengutamakan kebutuhan likuiditas bank dan prinsip keprudensialan dalam pengelolaan dana.
“Dana tersebut difokuskan untuk mempercepat penyaluran kredit dan menjaga keberlanjutan peran perbankan dalam mendukung ekonomi,” tambah Rizaldi.
Sebelumnya, pemerintah telah mengalokasikan SAL sebesar Rp200 triliun ke sektor keuangan. Dengan tambahan terbaru sebesar Rp100 triliun, total penempatan dana mencapai sekitar Rp300 triliun. Menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, penambahan ini menggunakan skema yang lebih fleksibel, memungkinkan perbankan mengoptimalkan peran mereka sebagai penggerak ekonomi.
“SAL sebesar Rp300 triliun diharapkan mendorong perbankan memilih proyek yang berdampak luas, sehingga aktivitas ekonomi bisa terakselerasi,” kata Purbaya.
Purbaya menjelaskan bahwa mekanisme invisible hand atau tangan tak terlihat menjadi kunci dalam distribusi dana. “Kebijakan ini memaksa invisible hand berfungsi dalam sektor keuangan, agar perbankan fokus pada proyek yang mendorong pertumbuhan ekonomi,” tambahnya. Penempatan SAL yang signifikan ini diharapkan meningkatkan akses kredit bagi sektor strategis dan UMKM, serta memberikan dampak multiplier terhadap perekonomian secara keseluruhan.