Special Plan: Polda PBD kerahkan 30 personel Brimob buru tujuh DPO di Maybrat
Polda PBD Mobilisasi 30 Anggota Brimob untuk Menyelidiki Tujuh DPO di Maybrat
Dari Sorong, Polda Papua Barat Daya mengirimkan 30 personel Brimob guna mengejar tujuh individu yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait dugaan keterlibatan dalam kasus pembunuhan dua prajurit Marinir di Maybrat. Operasi tersebut didukung oleh Satgas Damai Cartenz dan tambahan anggota dari Polres Maybrat.
“Saat ini, anggota Brimob yang didampingi Satgas Damai Cartenz dan tambahan dari Polres Maybrat sedang bergerak untuk menyelidiki lokasi kejadian,” ujarnya.
Jenny Hengkelare, Plt Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Daya, di Aimas, Sorong, Jumat, menyampaikan bahwa upaya ini juga bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga di Maybrat. Operasi ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mengungkap kasus dua prajurit Marinir yang tewas di Pos Tinjau, Distrik Aifat Selatan, pada Minggu, 22 Maret 2026, sekitar pukul 07.00 WIT.
Kasus Pembunuhan Marinir dan DPO Terkait
Dari hasil penyelidikan dan gelar perkara yang dilakukan pada 15 April 2026, penyidik menetapkan tujuh tersangka dalam kasus pembunuhan dua Marinir, yang kini menjadi DPO dengan inisial MF, ZA, DA, AF, MF, YKY, dan MF. Para pelaku dijerat dengan Pasal 459 KUHP mengenai pembunuhan berencana, Pasal 458 KUHP untuk pembunuhan, serta Pasal 479 ayat (4) KUHP terkait kekerasan yang menyebabkan kematian.
“Mereka berpotensi menerima hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup,” kata Jenny.
Detik-detik Kejadian dan Perlawanan Pelaku
Insiden pembunuhan dua prajurit Marinir terjadi ketika lima anggota Satgas Gobang VII Yon 9 Marinir melakukan perjalanan dari pos utama menuju pos tinjau yang berjarak sekitar 150 meter. Saat dua prajurit berada sekitar 30 meter dari pos, tembakan tiba-tiba mengenai mereka dari atas pos tinjau, diikuti oleh tembakan tambahan. “Tiga anggota lainnya melakukan perlawanan sebelum akhirnya mundur mencari perlindungan,” kata Jenny.
Korban dan Barang Bukti
Akibat peristiwa tersebut, dua prajurit Marinir dinyatakan meninggal, sementara satu lainnya mengalami luka tembak di tangan. Selain korban tewas, pelaku diduga juga meng