Key Discussion: BKKBN Jateng: Program MBG 3B terdistribusi ke 625.113 penerima manfaat
BKKBN Jateng: MBG 3B Diberikan kepada 625.113 Penerima Manfaat
Saat ini, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan untuk kelompok 3B di Jawa Tengah telah mencapai 625.113 orang. Kepala Perwakilan BKKBN Jateng, Rusman Effendi, dalam sebuah rapat di Semarang, Rabu, menjelaskan bahwa program ini melibatkan berbagai kelompok, seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang belum masuk ke pendidikan anak usia dini (PAUD).
“Program ini merupakan satu-satunya yang dilaksanakan oleh negara dengan fokus pada kelompok 3B, sehingga di Indonesia pertama kalinya,” tutur Rusman Effendi.
Menurutnya, MBG 3B merupakan bagian dari upaya Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengatasi stunting melalui 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Penerima manfaat yang sudah menerima bantuan terdiri dari 60.915 ibu hamil, 150.490 ibu menyusui, serta 413.708 balita non-PAUD. Total target sasaran program ini mencapai 788.920 orang, sehingga cakupan hingga kini mencapai 79,24 persen.
Rusman Effendi juga menjelaskan bahwa BKKBN memiliki peran dalam menyiapkan data, memastikan distribusi, serta membantu pelaporan. “Kami memastikan data lengkap dan akurat, lalu mendistribusikannya ke lokasi yang ditentukan,” katanya.
Dukungan untuk Peningkatan Cakupan
Di Jateng, dari total 4.000 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), hanya 1.745 yang saat ini melayani kelompok 3B, atau 43,61 persen. “Masih diperlukan kerja sama dari berbagai pihak agar semua SPPG dapat melaksanakan program ini,” ujarnya.
Mekanisme Distribusi MBG 3B
Distribusi MBG 3B dilakukan oleh SPPG ke pos pelayanan terpadu (posyandu), lalu disalurkan oleh kader kepada penerima manfaat. Meski posyandu rutin beroperasi sebulan sekali, MBG tetap didistribusikan setiap hari di titik lokasi yang diawasi kader. “Kader mengantarkan bantuan ke rumah-rumah sasaran secara rutin,” tambahnya.