Solving Problems: KPAI: Literasi digital tingkatkan pemahaman risiko “sharenting”
KPAI: Literasi digital tingkatkan pemahaman risiko “sharenting”
Di tengah perkembangan teknologi digital yang pesat, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menekankan pentingnya penguasaan literasi digital oleh masyarakat untuk mengurangi dampak negatif dari praktik sharenting. Kesadaran akan risiko ini dianggap krusial agar anak tidak terpapar berlebihan pada ruang publik daring.
“Orang tua berperan sebagai benteng utama perlindungan anak di dunia maya. Dengan meningkatkan literasi digital dan kesadaran tentang ancaman sharenting, kita bisa meminimalisasi paparan anak pada risiko cyber grooming,” jelas Anggota KPAI Kawiyan saat diwawancara di Jakarta, Kamis.
Sharenting, yang merujuk pada kebiasaan orang tua membagikan foto, video, atau data tentang anak di platform media sosial, bisa menjadi faktor yang memperkuat kemungkinan eksploitasi seksual melalui metode manipulatif. KPAI menyoroti bahwa pencegahan kekerasan daring ini tidak hanya bergantung pada hukum, tetapi juga perlu dimulai dari lingkungan terdekat anak, yaitu keluarga.
Pengawasan atas penggunaan gawai oleh anak-anak dan komunikasi yang baik antara orang tua dan buah hati menjadi kunci dalam mengatasi tantangan. Beberapa hambatan yang dihadapi meliputi kurangnya pemahaman tentang privasi digital, serta aktivitas anak yang sering dilakukan tanpa pengawasan. Hal ini memperbesar kemungkinan anak terjebak dalam interaksi berbahaya.
Kyber grooming, yang merupakan bentuk kekerasan berbasis daring, biasanya terjadi secara halus dan terkesan biasa. Karena itu, anak dan orang tua sering kali sulit mengenali tanda-tanda awalnya. Kondisi ini berpotensi mengancam keamanan, kesehatan mental, dan masa depan anak secara signifikan.
KPAI menekankan perlunya kerja sama antar keluarga dan lingkungan sekitar untuk memperkuat literasi digital. Dengan meningkatkan kesadaran, baik orang tua maupun anak dapat mengambil langkah proaktif dalam melindungi diri dari risiko yang ditimbulkan oleh aktivitas berbagi informasi di ruang digital.