Facing Challenges: Ketua Komite Wasit jelaskan mengapa gol Dewa United U-20 tidak offside

Ketua Komite Wasit Jelaskan Alasan Gol Dewa United U-20 Valid

Jakarta – Yoshimi Ogawa, Ketua Komite Wasit PSSI, memberikan penjelasan terkait keputusan wasit yang memperbolehkan gol Dewa United Banten FC U-20 dalam pertandingan Elite Pro Academy U-20 (EPA U-20) melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20. Laga yang berlangsung pada Minggu di Stadion Citarum, Semarang, menuai kekacauan setelah wasit memberi gol kedua Dewa United yang diklaim offside.

“Kondisi ini jelas tidak offside karena pemain Dewa United U-20 yang dinilai offside hanya berusaha mengejar bola, namun tidak berhasil menyentuhnya. Bola akhirnya diambil oleh rekan satu tim yang berhasil mencetak gol,” ujar Yoshimi Ogawa dalam Refereeing Workshop for Media di GBK Arena, Jakarta, Kamis.

Gol tersebut dianggap sebagai penyebab utama protes keras pemain Bhayangkara, termasuk aksi fisik seperti pukulan dan tendangan kungfu, yang melibatkan salah satu pemain timnas U-20 Indonesia, Fadly Alberto Hengga. Ogawa menjelaskan bahwa keadaan tersebut tidak memenuhi syarat offside, karena pemain yang berada di posisi offside tidak mengganggu permainan.

“Jika pemain tersebut mengganggu atau mengintervensi pemain lawan, maka kondisi tersebut memenuhi kriteria offside,” tambah Ogawa.

Ogawa juga memberikan apresiasi terhadap wasit hakim garis. “Kemampuan wasit dalam memahami aturan sepak bola sudah sangat baik,” kata pria asal Jepang itu. “Jika pada pertandingan ini hakim garis mengangkat bendera offside, kami akan menariknya dari pertandingan berikutnya,” tambah Ogawa.

Dalam pernyataannya, ia menyebutkan bahwa keputusan wasit dalam pertandingan tersebut menunjukkan kapasitasnya untuk memimpin pertandingan di tingkat lebih tinggi berkat pemahaman yang baik terhadap peraturan sepak bola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *