Kiat aman tinggalkan kendaraan EV dalam waktu lama

Kiat aman tinggalkan kendaraan EV dalam waktu lama

Dari Jakarta, seorang ahli industri otomotif yang berasal dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu memberikan nasihat kepada pemilik kendaraan listrik yang berencana meninggalkan mobil selama periode yang cukup lama. Ia menekankan pentingnya memutus kabel negatif aki 12V yang terpasang di kendaraan. “Langkah ini bertujuan mencegah pengosongan baterai secara mendalam yang bisa merusak sel-sel baterai,” jelas Yannes saat dihubungi ANTARA.

Persiapan untuk Kondisi Baterai

Menurut Yannes, pemilik kendaraan EV harus memastikan baterai dalam kondisi stabil sebelum meninggalkan mobil. Ia merekomendasikan tingkat pengisian antara 40 hingga 60 persen sebagai upaya mencegah penurunan kapasitas baterai. Proses ini terjadi secara alami seiring waktu penggunaan dan usia kendaraan.

“Hindari pengosongan total atau pengisian penuh yang mempercepat perusakan sel baterai,” tambah Yannes.

Langkah Tambahan untuk Menjaga Stabilitas Baterai

Di samping itu, pemilik kendaraan juga wajib mematikan semua fungsi yang terkait dengan teknologi koneksi mobil. Fitur seperti keyless entry perlu dimatikan agar tidak menguras aki 12V secara tidak perlu. Selain itu, mobil sebaiknya ditempatkan di area yang terlindung dari sinar matahari dan memiliki suhu kisaran 15 hingga 25 derajat Celsius.

Pemeliharaan Berkala

Sebagai antisipasi, disarankan untuk meminta orang yang dipercaya menghidupkan kendaraan dalam posisi “Ready” setiap 1-2 minggu. Durasi aktivasi sistem sekitar 15-20 menit dapat memastikan pengisian otomatis untuk kedua baterai, menjaga kesehatan sel baterai selama ditinggal lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *